TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Luka Bakar 90 Persen, Korban Ledakan Di Pasar Cimanggis Meninggal Dunia

14 Hari Dirawat Intensif Di RSUD Tarakan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:15 WIB
LEDAKAN. Korban meninggal insiden ledakan di Pasar Cimanggis bertambah.
LEDAKAN. Korban meninggal insiden ledakan di Pasar Cimanggis bertambah.

CIPUTAT - Andri Rachmanto bin Sutoyo, korban luka bakar hingga 90 persen akibat ledakan di Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat meninggal dunia pada Selasa (27/10) setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.

 

 "Korban atas nama Andri Rachmanto bin Sutoyo meninggal dunia pada 27 Oktober 2026 pukul 22:22 WIB," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Fery Afrilio Christanto, Kamis (29/10).

 

 Sebelum dirujuk dan menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tarakan, diketahui korban sempat mendapatkan perawatan di RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun, karena kondisi luka bakarnya cukup serius, Andri harus menjalani penanganan medis lanjutan di rumah sakit rujukan.

 

 "Korban sebelumnya dirujuk ke RSUD Tarakan karena mengalami luka bakar yang cukup serius, sekitar 90 persen," ujar Fery.

 

 Fery menambahkan, berdasarkan informasi jenazah Andri telah dimakamkan. Dengan meninggalnya Andri, total korban jiwa dalam peristiwa ledakan tersebut menjadi tiga orang. 

 

 Sebelumnya dua korban lainnya, yakni Achmad Tri Prasetyo meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan serta Riko Eka Putra yang meninggal dunia di RSU Tangsel.

 

 Peristiwa ledakan di kawasan Pasar Cimanggis pada 14 Oktober tersebut juga menyebabkan belasan orang mengalami luka-luka. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

 

Dalam proses penyelidikan, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga menyita tabung gas etilen berukuran 52 kilogram yang diketahui digunakan untuk membantu proses pematangan pisang. Hingga kini, penyebab pasti ledakan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit