TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Menko PMK Kunjungi Pusat Operasi Inasar Di Antakya Turki

Laporan: AY
Kamis, 23 Februari 2023 | 22:11 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat berada di Turki mengunjungi pusat operasi tim Indonesia Search and Rescue
Menko PMK Muhadjir Effendy saat berada di Turki mengunjungi pusat operasi tim Indonesia Search and Rescue

TURKI - Delegasi Pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi pusat operasi tim Indonesia Search and Rescue (Inasar) di Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki, Rabu (22/2).
Rombongan diutus  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Turki. Menko PMK yang didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, tiba di lokasi sekitar pukul 12.53 waktu setempat.

Delegasi kemudian menyimak penjelasan dari pemimpin tim INASAR, Yopi Haryadi, sambil berkeliling melihat tenda-tenda.

Menko PMK pun menyampaikan kesannya dengan apa yang telah dilakukan tim INASAR dalam melakukan misi pencarian dan pertolongan. Menko Muhadjir berharap, tim INASAR bisa menjalankan sisa masa tugasnya dengan baik dan menjaga kepercayaan dari dunia internasional.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik untuk sisa tugas-tugas yang bersangkutan dan terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah dan masyarakat Turki," ujar Menko PMK.
Menurut Menko PMK, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mendapatkan lisensi internasional untuk medium urban search and rescue team dari PBB. Ke depannya, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkannya ke level yang lebih tinggi.

“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk akan diperlengkapi peralatan-peralatan dan kemampuan kapasitas personelnya untuk bisa kita mendapatkan lisensi untuk tingkat berat pertolongan pencarian dan penemuan kelas berat,” jelasnya.
“Bapak Presiden sudah memerintahkan kepada saya nanti supaya dibicarakan alokasi anggarannya akan ada kebijakan khusus mungkin nanti akan diambilkan dari Bendahara Umum Negara karena di dalam APBN belum tercantum,” pungkasnya. rm.id

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo