Rupiah Masih Loyo Hadapi Dolar AS, Tembus Rp 15.706

SERPONG - Nilai tukar rupiah pagi tadi dibuka melemah 0,15 persen ke level di Rp 15.706 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan pada Jumat (13/10) di level Rp 15.682 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura turun 0,01 persen, rupee India minus 0,02 persen, baht Thailand turun 0,03 persen, yuan China melemah 0,04 persen, peso Filipina minus 0,10 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,27 persen, dan won Korea Selatan anjlok 0,39 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,12 persen ke level 106,30. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,33 persen ke level Rp 16.526, terhadap poundsterling Inggris turun 0,32 persen ke level Rp 19.091, dan terhadap dolar Australia minus 0,62 persen ke level Rp 9.929.
Analis Mata Uang dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, rupiah akan melemah karena imbas konflik geopolitik di Timur Tengah. Di mana hal tersebut menimbulkan kekhawatiran eskalasi perang Israel-Hamas.
“Investor juga menantikan data perdagangan Indonesia siang ini yang diperkirakan surplus sekitar 2 miliar dolar AS,” ujarnya, Senin (16/5/2023).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.650 hingga ke level Rp 15.750 per dolar AS sepanjang hari ini.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu