TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

15 Warga Puri Serpong Ngungsi Akibat Longsor

Petugas Gabungan Evakuasi Secara Manual

Laporan: Idral Mahdi
Rabu, 10 Juli 2024 | 07:45 WIB
Petugas gabungan sedang mengevakuasi tebing di perumahan Puri Serpong, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Selasa (9/7).(dra)
Petugas gabungan sedang mengevakuasi tebing di perumahan Puri Serpong, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Selasa (9/7).(dra)

SETU-Tebing Perumahan Puri Serpong, Kecamatan Setu longsor akibat hujan deras. Evakuasi material akibat longsor terus dilakukan petugas hingga Selasa (9/7).

Tebing Perumahan Puri Serpong sendiri longsor pada Senin (8/7) sekitar pukul 15.08 WIB, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangsel.

Puluhan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, dan Damkar Tangsel masih melakukan pembersihan di lokasi terjadinya longsor.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengangkut puing dari tengah jalan dan memindahkan ke mobil truk untuk diangkut. Reruntuhan longsor berserakan hingga menutup akses jalan perumahan tersebut.

Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa akibat insiden tersebut, namun 3 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri 15 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Akses di Jalan Sari Mulya RT 008/RW 002 Puri Serpong, Kelurahan Babakan, terputus. “Ada yang mengungsi sementara tiga kepala keluarga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha Selasa (9/7).

Essa menyebut, penyebab longsor diduga dipicu curah hujan cukup tinggi dan struktur tanah di lokasi yang labil. "Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 15 jiwa," katanya.

Essa memastikan, tanah longsor mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan antara perkampungan serta pemukiman warga tertutup. “Akses jalan dari Kampung Sarimulya menuju Puri Serpong tertutup,” kata dia.

Essa mengatakan, pihaknya membutuhkan alat berat untuk mengangkut material tanah. Essa memastikan, longsoran tanah mencapai kurang lebih 10 meter.

Sementara sejauh ini proses evakuasi material dilakukan secara manual. "Petugas gabungan dari BPBD serta Satpol PP Kota Tangsel dibantu TNI/Polri mengevakuasi material longsoran," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo