TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

23 Marinir Jadi Korban Longsor Cisarua, 4 Tewas, 19 Masih Hilang

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:05 WIB
Bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto : Ist
Bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto : Ist

BANDUNG BARAT – Bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, turut menelan korban dari kalangan militer. Sebanyak 23 prajurit Marinir TNI AL menjadi korban saat menjalani latihan pra-tugas pengamanan perbatasan RI–Papua Nugini (PNG). Dari jumlah itu, 4 prajurit ditemukan meninggal dunia, sementara 19 lainnya masih dalam pencarian.

 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, longsor terjadi saat para prajurit mengikuti latihan ambush (penyergapan) pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, setelah wilayah itu diguyur hujan deras hampir dua hari.

 

“Sebanyak 23 anggota marinir tertimbun longsor saat latihan. Empat sudah ditemukan meninggal, sisanya masih dicari,” ujar Ali di DPR RI, Senin (26/1).

Proses evakuasi terkendala cuaca buruk dan medan sulit. TNI AL mengerahkan drone, kamera thermal, serta anjing pelacak untuk membantu pencarian.

Komunikasi dengan dua tim latihan terputus sejak tengah malam sebelum longsor terjadi.

 

Operasi pencarian dipimpin Komandan Satgas Gobang 7 bersama tim gabungan SAR.

 

Sementara itu, Polda Jabar melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah menerima 34 kantong jenazah dari lokasi bencana. Sebanyak 20 korban berhasil diidentifikasi, sedangkan sisanya memerlukan tes DNA yang diperkirakan memakan waktu hingga dua pekan.

 

Data Pos DVI mencatat 108 orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh BPBD Jabar, Basarnas, BNPB, TNI, dan Polri.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit