2 Tersangka Baru Kasus Minyak Mentah dan Produk Kilang

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang melibatkan subholding Pertamina dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) periode 2018-2023. Sehingga, total tersangka dalam kasus ini berjumlah sembilan.
Dua tersangka baru itu adalah Maya Kusmaya (Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga) dan Edward Coner (Vice President (VP) Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga).
Penyidik telah menemukan bukti yang cukup bahwa kedua tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tujuh tersangka sebelumnya," ungkap Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejagung Abdul Qohar dalam konferensi pers di Gedung Kartika Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2025).
Terhadap keduanya, dilakukan penahanan untuk kepentingan pemeriksaan di Rutan Salemba Cabang Kejagung selama 20 hari ke depan, terhitung Rabu (26/2/2025).
Sebelumnya, pada Senin (24/2/2025), Kejagung menetapkan tujuh tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini, berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup.
Alat bukti yang dimaksud mencakup pemeriksaan 96 orang saksi, pemeriksaan terhadap 2 orang ahli, penyitaan terhadap 969 dokumen, dan penyitaan terhadap 45 barang bukti elektronik.
Ketujuh tersangka yang dimaksud adalah RS selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SDS selaku Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional, YF selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, AP selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, MKAR selaku Beneficial Owner PT NK, DW selaku Komisaris PT NK dan Komisaris PT JM, GRJ selaku Komisaris PT JM dan Direktur Utama PT OTM.
Mereka langsung ditahan selama 20 hari, terhitung Senin (24/2/2025).
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu