Hujan Deras Sejak Pagi, Belasan Titik di Tangsel Terendam Banjir & Dua Lokasi Longsor
PAMULANG—Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan sejak Selasa (18/11) pagi memicu banjir di belasan titik serta menyebabkan longsor di dua lokasi. Hujan sempat reda, namun kembali turun dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang hingga membuat sejumlah wilayah tak mampu menahan debit air.
Penata Layanan Operasional sekaligus Danton Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan laporan pertama masuk sekitar pukul 11.20 WIB.
“Curah hujan meningkat sangat cepat. Itu membuat beberapa titik langsung terendam dan sebagian mengalami kenaikan tinggi muka air yang signifikan,” ujar Dian usai dikonfirmasi.
Menurut Dian, genangan terpantau di sejumlah perumahan dan ruas jalan. Di Perumahan Batan Indah, Kademangan, air setinggi 5–30 cm sempat mengganggu aktivitas warga sebelum akhirnya surut.
"Kondisi serupa terjadi di Perum BPI RW 13 Pamulang Timur dengan ketinggian 10–35 cm yang sempat berdampak pada 120 KK dan kini berangsur surut," tuturnya.
Genangan juga terjadi di Pamulang Barat, tepatnya di Perumahan Lembah Pinus RW 24, dengan tinggi air mencapai 30 cm dan menyisakan sekitar 10 cm pada sore hari.
"Sementara di Jalan Kemuning Maharta, Pondok Kacang Timur, banjir setinggi 30–60 cm masih terlihat menggenangi permukiman dan berdampak pada sekitar 190 KK," imbuhnya.
Kondisi cukup parah juga dilaporkan di Kampung Masjid Tanah Tingal, Kelurahan Jombang, dengan tinggi air mencapai 20–120 cm. Air di lokasi ini dilaporkan belum benar-benar surut.
"Genangan tampak pula di sejumlah titik lain seperti Griya Serpong Kademangan, Pondok Pucung Indah 1 dan 2, MA Pamulang Estate, Lengkong Gudang Timur, Parigi, Serua Indah, Taman Mangu, serta beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Raya Siliwangi dan Jalan Raya Leguti, meski sebagian besar kini telah surut"
Lalu titik terakhir, genangan air juga merendam akses jalan hingga sebagian rumah warga di Perumahan Reni Jaya, Pamulang Barat. Namun setelah pompa air diaktifkan, genangan air mulai surut perlahan.
Selain banjir, dua lokasi terdampak longsor. Di Perumahan Amarapura, Kademangan, tembok pembatas belakang rumah warga jebol dengan lebar sekitar 6 meter dan tinggi 5 meter.
"Dengan total kerusakan memanjang kurang lebih 30 meter," kata Dian.
Lalu longsor juga terjadi di Jl Angsana 2, Pamulang Timur. Tembok tanggul yang menopang empat rumah warga ambrol.
"Menyebabkan empat rumah warga terdampak dengan kerusakan dengan diameter 60 sentimeter. Tembok yang jebok memiliki lebar sekitar 15 meter dan tinggi 4 meter," paparnya.
Dian menyebut seluruh personel BPBD dikerahkan untuk menangani situasi di lapangan, mulai dari penyedotan air, pengalihan aliran, hingga pemeriksaan struktur bangunan terdampak longsor.
“Kami minta warga tetap waspada karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi,” katanya.
Sementara itu, warga di sejumlah titik merasakan langsung dampak genangan. Chairul salah satunya, seorang warga di Perumahan Reni Jaya, Pamulang Barat. Ia mengatakan, air mulai naik sekitar pukul 11.00 WIB.
“Air sempat merendam rumah saya. Jalanan kerendam, sebagian rumah warga juga terendam,” ujarnya.
Ia menuturkan air mulai menurun perlahan menjelang siang.
“Sekitar pukul 14.00 surut, dan sekitar 15.30 WIB rumah saya sudah mulai kering. Sekarang lagi beberes,” tutupnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 18 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu


