TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Dunia 2023 Gelap APBN Dieman-eman

Oleh: Kiki Iswara Darmayana
Editor: admin
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 08:00 WIB
Kiki Iswara Darmayana
Kiki Iswara Darmayana

JAKARTA - Ekonomi dunia tahun 2023 diramalkan lebih suram dibandingkan tahun 2022. Bahkan, banyak pengamat ekonomi internasional, memperkirakan ekonomi global tahun depan, gelap.

Perang Rusia-Ukraina yang belum bisa diketahui kapan akan berakhir, mengakibatkan, pipa pasok pangan dan energi di beberapa belahan dunia tersumbat.

Akibat krisis global, puluhan negara terancam jadi negara gagal. Puluhan negara inflasinya melangit. Angka penganggurannya membengkak.

Sepekan terakhir ini saja, lebih dari 10 negara masuk ruang perawatan intensif (ICU) Dana Moneter Interna­sional (IMF). Apabila perang Rusia-Ukraina berlanjut hingga kuartal II 2023, separuh dari negara-negara yang ekonominya sakit, terancam mati suri.

Kita patut bersyukur, ekonomi negeri ini masih tergolong baik. Kuartal II 2022 tumbuh 5,44 persen. Beberapa ekonom memprediksi kuartal III, tumbuh 6 persen.

Tapi karena ekonomi global tahun depan diramalkan gelap, maka Indonesia perlu hati-hati dan waspada. Kita berharap, ke depan ini APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) diprioritaskan untuk hal-hal yang berkaitan langsung dengan kehidupan rakyat kecil.

APBN mesti dieman-eman, mesti dihemat. Jangan dihambur-hamburkan demi kepentingan segelintir elit politik.

Kita juga berharap, ke depan ini, KPK (Komisi Pemberantasan Ko­rupsi) memonitor penggunaan APBN dan APBD. Kalau ada oknum pejabat atau anggota dewan yang coba-coba jadi makelar anggaran, KPK harus bertindak tegas. Lakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan), kemudian hukum seberat-beratnya.

Ke depan ini, kita juga berharap para kepala daerah membersihkan kantornya dari calo proyek APBD.

Para gubernur, bupati dan walikota jangan mau dirayu makelar proyek. Jangan mau disuap calo APBD. Para kepala dinas PUPR dan dinas pendidikan, jangan mau diiming-imingi dan disogok makelar proyek. Pimpinan DPRD jangan mau dirayu calo proyek.

Kalau kepala daerahnya bersih, pejabatnya bersih dan pimpinan DPRD-nya juga bersih, kita yakin APBD bisa dieman-eman. 

Komentar:
Berita Lainnya
Dahlan Iskan
Otak Maextro
Selasa, 17 Maret 2026
Dahlan Iskan
Pantat Kuda
Senin, 16 Maret 2026
Dahlan Iskan
Tamparan Mojtaba
Jumat, 13 Maret 2026
Dahlan Iskan
Fir'aun Baik
Kamis, 12 Maret 2026
Ciputat
Dinsos
Damkar
Dinkes
Perkim
Dprd
Idul fitri
Pondok aren
Himbauan
ePaper Edisi 17 Maret 2026
Berita Populer
01
03
06
SIM Keliling Kota Tangsel Senin 16 Maret 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

07
SIM Keliling Bekasi Senin 16 Maret 2026

Nasional | 3 hari yang lalu

08
09
10
Pemkot Bangun 6 Posko Mudik, Siagakan 85 Personel

TangselCity | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit