TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Ratusan Warga Korban Banjir di Tangerang Masih Kekurangan Logistik, Makanan dan Obat Jadi Prioritas

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:22 WIB
Perumahan Taman Cikande terdampak banjir. Foto : Ist
Perumahan Taman Cikande terdampak banjir. Foto : Ist

TANGERANG – Kondisi memprihatinkan masih dialami ratusan warga Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terdampak banjir. Hingga Rabu (14/1/2026), banjir telah merendam kawasan tersebut selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu (11/1/2026).

 

Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Fiktor Silaen, mengungkapkan bahwa para korban saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik, khususnya bahan pangan dan obat-obatan. Menurutnya, kebutuhan dasar seperti mi instan, telur, serta obat-obatan untuk pertolongan pertama menjadi prioritas utama bagi warga yang mengungsi.

 

“Kami sangat membutuhkan bantuan makanan dan obat-obatan. Itu yang paling mendesak saat ini,” ujar Fiktor saat ditemui di lokasi banjir, Rabu siang.

Ia menambahkan, hingga kini warga belum menerima bantuan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi para korban.

 

“Sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah. Kami berharap segera ada perhatian dan bantuan nyata untuk warga yang terdampak,” katanya.

 

Sambil menunggu bantuan, warga setempat berinisiatif melakukan upaya swadaya. Mereka bergotong royong mendirikan tenda darurat dan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi.

 

Genangan Capai Dua Meter

Banjir di Perumahan Taman Cikande dipicu oleh meluapnya Sungai Cidurian. Kondisi ini menyebabkan genangan air terus meluas dan jumlah pengungsi berpotensi bertambah. Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 70 sentimeter hingga mencapai dua meter di sejumlah titik.

 

“Air terus naik dan meluas. Di beberapa lokasi bahkan sudah setinggi dua meter,” jelas Fiktor.

 

Berdasarkan pendataan sementara, banjir telah berdampak pada sedikitnya 222 kepala keluarga, dengan lebih dari 100 unit rumah terendam.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit