Mobil Terlaris Desember 2025: Merek Vietnam Mulai Geser Dominasi Jepang
JAKARTA – Penjualan mobil nasional sepanjang 2025 masih dibayangi pelemahan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales turun 7,2 persen menjadi 803.687 unit, sementara penjualan ritel terkoreksi 6,3 persen dengan total 833.692 unit.
Namun, tren berbeda terlihat pada Desember 2025. Penjualan mobil melonjak tajam berkat promosi akhir tahun, diskon besar dari dealer, serta strategi penghabisan stok. Wholesales Desember tercatat sekitar 94.100 unit atau naik hampir 27 persen dibanding bulan sebelumnya. Penjualan ritel juga tumbuh di kisaran 22–25 persen.
Berikut jajaran merek mobil terlaris di Indonesia sepanjang Desember 2025:
Toyota
Toyota kembali memimpin pasar. Penjualan ritel mencapai 26.412 unit, ditopang model andalan seperti Avanza, Kijang Innova, dan RAV4. Secara tahunan, Toyota membukukan wholesales lebih dari 250 ribu unit, mempertegas statusnya sebagai market leader.
Daihatsu
Daihatsu menempati posisi kedua dengan penjualan 11.903 unit. Model LCGC dan SUV kompak seperti Sigra, Ayla, serta Terios masih menjadi tulang punggung penjualan sepanjang 2025.
Suzuki
Suzuki mencatatkan penjualan sekitar 10.440 unit pada Desember. Capaian ini menunjukkan Suzuki tetap kompetitif meski pasar otomotif nasional masih mengalami tekanan.
Mitsubishi
Mitsubishi meraih penjualan ritel sekitar 7.863 unit. Xpander masih menjadi kontributor utama, ditambah dorongan dari peluncuran model baru dan promosi akhir tahun.
VinFast
Pabrikan asal Vietnam, VinFast, mencuri perhatian dengan lonjakan penjualan drastis. Wholesales Desember mencapai 7.768 unit, melonjak tajam dari bulan sebelumnya. Dari sisi ritel, penjualan tercatat 7.673 unit, menandakan penerimaan pasar yang kuat.
BYD
BYD juga menunjukkan pertumbuhan pesat. Penjualan Desember mencapai sekitar 6.560 unit, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik di Indonesia.
Lonjakan penjualan pada Desember 2025 menandai ketatnya persaingan industri otomotif nasional, sekaligus menjadi sinyal bahwa merek non-Jepang mulai serius mengganggu dominasi pemain lama.
Olahraga | 10 jam yang lalu
TangselCity | 19 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


