TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Gubernur Andi Sudirman Imbau Warga Tak Sebarkan Hoaks, Basarnas Intensif Sisir Lokasi Terakhir Pesawat ATR

Reporter & Editor : AY
Minggu, 18 Januari 2026 | 07:06 WIB
Pesawat ATR 42-500. Foto : Ist
Pesawat ATR 42-500. Foto : Ist

SULSEL – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait hilangnya pesawat ATR 42-500.

 

Ia meminta warga tidak berspekulasi serta hanya mengacu pada keterangan resmi dari otoritas berwenang agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, khususnya keluarga penumpang.

 

Hingga Sabtu (17/1/2026) sore, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir kontak pesawat. Gubernur Sulsel juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar proses pencarian dapat segera membuahkan hasil.

 

“Ada laporan penemuan serpihan dari warga yang diduga berkaitan dengan pesawat. Namun, kita tetap menunggu hasil verifikasi dan informasi resmi dari tim SAR. Saya harap semua pihak bersabar,” ujar Andi Sudirman di Makassar, dikutip dari ANTARA, Sabtu (17/1).

 

Andi Sudirman menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah bergerak cepat memberikan dukungan penuh terhadap proses pencarian. Koordinasi intensif dilakukan bersama Pangdam, Kapolda, dan Basarnas guna mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.

 

Sebagai langkah kesiapsiagaan, tiga unit ambulans beserta tenaga medis telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi. Meski demikian, upaya pencarian masih menghadapi kendala di lapangan.

 

“Helikopter pencarian dan tim darat telah bergerak menuju lokasi indikatif, namun medan yang berat serta kondisi cuaca menjadi tantangan utama,” jelasnya.

Wilayah pegunungan dengan kontur terjal serta kabut tebal dinilai memperlambat proses pencarian.

 

Karena itu, Basarnas kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya demi menjaga ketenangan publik.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit