TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pembangunan Istana Wapres Hampir Rampung, ASN Setwapres Bersiap Pindah ke IKN

Reporter & Editor : AY
Minggu, 25 Januari 2026 | 09:16 WIB
Wapres Gibran saat meninjau IKN. Foto :  Ist
Wapres Gibran saat meninjau IKN. Foto : Ist

IKN – Pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) hampir rampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) untuk bersiap melakukan pemindahan bertahap ke IKN.

 

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Wapres RI, Tina Talisa, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026). Menurutnya, perkembangan terbaru menunjukkan IKN semakin siap menjadi kawasan perkantoran bagi kementerian dan lembaga negara.

 

Dalam rangka percepatan persiapan pemindahan ASN Setwapres, Tina bersama jajaran telah meninjau langsung kesiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dan diterima Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada Senin (20/1/2026).

“Bapak Wakil Presiden memberikan dukungan penuh. Bahkan beliau sangat mendorong agar Sekretariat Wakil Presiden secara bertahap mulai berkantor di IKN,” ujar Tina.

 

Ia menegaskan, arahan Wapres Gibran kini bukan lagi sebatas imbauan, melainkan sudah masuk tahap rencana aksi yang diimplementasikan secara bertahap. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik strategis di KIPP, mulai dari kawasan glamping, Rumah Jabatan Menteri (RJM), Istana Wakil Presiden, Kantor Balai Kota Otorita IKN, hingga Istana Negara.

 

Menurut Tina, pemindahan ASN bukan sekadar relokasi fisik, tetapi juga transformasi budaya kerja menuju ekosistem yang lebih modern dan efisien. Kehadiran fisik Kantor Setwapres di IKN diharapkan menjadi pemicu bagi kementerian dan lembaga lain untuk melakukan penyesuaian serupa.

 

“Ini sejalan dengan visi IKN sebagai smart city yang menuntut adaptasi teknologi tinggi serta integrasi data antarlembaga yang lebih cair dibanding pola birokrasi konvensional,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan ASN di IKN yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Pembangunan tidak lagi berfokus pada gedung pencakar langit, melainkan pada pemanfaatan energi bersih serta konsep ekowisata sebagai bagian dari gaya hidup penghuni ibu kota baru.

 

Pemanfaatan energi surya dan sistem pengelolaan air mandiri di kawasan KIPP, lanjut Tina, terus dipantau untuk memastikan operasional perkantoran Setwapres tidak meninggalkan jejak karbon besar.

 

Kawasan glamping yang turut ditinjau menunjukkan sisi lain IKN yang menawarkan keseimbangan antara beban kerja birokrasi dan ketenangan alam. Konsep ini diharapkan dapat membantu menekan tingkat stres ASN yang berpindah dari hiruk-pikuk Jakarta.

“Selain berdiskusi dengan Kepala Otorita IKN, kami juga melihat potensi pengembangan ekowisata ke depan. Tentu masih ada hal-hal yang perlu dikawal bersama, termasuk pelaksanaan energi bersih di sini,” jelas Tina.

 

Ia memastikan Otorita IKN terus memperkuat kesiapan infrastruktur dan ekosistem kerja ASN di Nusantara. Langkah ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

 

Sementara itu, proyek pembangunan IKN menunjukkan akselerasi signifikan, khususnya di klaster inti pemerintahan. Fokus saat ini adalah kesiapan fisik untuk mendukung kepindahan para eksekutif dan birokrat pada 2028.

 

Founder SHAU Architects, Daliana Suryawinata, yang terlibat dalam perancangan kompleks Istana Wapres, menyebut progres pembangunan telah mencapai 86 persen pada akhir 2025.

“Capaian ini menempatkan Istana Wapres sebagai salah satu proyek strategis di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan yang paling cepat mendekati finalisasi,” ujar Daliana.

 

Ia menjelaskan, Istana Wapres IKN dirancang dengan filosofi Huma Betang Umai. Huma Betang merupakan rumah panjang komunal Suku Dayak yang melambangkan persatuan, kebersamaan, dan musyawarah, sementara Umai berarti lapang atau luas.

 

Desain bangunan memaksimalkan ruang terbuka serta ventilasi alami, selaras dengan visi IKN sebagai Sustainable Forest City.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit