TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Gubernur Banten Andra Soni Prioritaskan Pembangunan Desa untuk Pemerataan Ekonomi

Reporter & Editor : AY
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:04 WIB
Gubernur Andra Soni bersama perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Gedung Negara Provinsi Banten. Foto : Humas Pemprov
Gubernur Andra Soni bersama perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Gedung Negara Provinsi Banten. Foto : Humas Pemprov

SERANG – Andra Soni menegaskan pembangunan desa menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Banten guna mendorong pemerataan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Prabowo Subianto.

 

Pernyataan itu disampaikan Andra saat acara buka puasa bersama para kepala desa dan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (10/3/2026).

 

Menurut Andra, perhatian terhadap pembangunan desa menjadi langkah penting untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Karena itu, Pemprov Banten menggulirkan sejumlah program yang menyasar langsung masyarakat desa.

 

Beberapa di antaranya yakni program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra), peningkatan bantuan keuangan desa, sekolah gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta, hingga program Satu Desa Satu Sarjana.

 

Ia menjelaskan, selama ini banyak desa menghadapi kendala dalam pembangunan karena keterbatasan anggaran dan beban administrasi. Kondisi tersebut kerap memicu urbanisasi serta menghambat perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan irigasi.

 

Di tahun pertama kepemimpinannya, Andra menargetkan konektivitas infrastruktur desa di Banten dapat terus meningkat. Saat ini, Pemprov Banten telah menerima sekitar 2.000 usulan pembangunan jalan desa melalui program Bang Andra.

 

“Kami ingin desa berkembang karena memiliki potensi besar, baik di sektor pariwisata, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah kepala desa. Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik, mengapresiasi peningkatan bantuan keuangan desa dari Rp100 juta menjadi Rp120 juta.

 

Hal serupa disampaikan Kepala Desa Bojong Menteng, Kabupaten Lebak, Ajat Sudrajat. Menurutnya, bantuan dari pemerintah provinsi membantu pengembangan infrastruktur sekaligus mendukung kegiatan UMKM dan pariwisata di wilayahnya yang berada di jalur menuju kawasan wisata Baduy.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit