Dindik Tangsel Fasilitasi Pendidikan Kejar Paket A Hingga C, Tekan Angka Putus Sekolah
SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Pemkot Tangsel memfasilitasi layanan pendidikan kejar paket A, B, dan C yang dapat diikuti masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Layanan tersebut dijalankan melalui UPTD Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tangerang Selatan. Program ini ditujukan bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah, baik setara SD, SMP, maupun SMA.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dindikbud Tangsel, Rizkia Fitria mengatakan, melalui UPTD SPNF SKB, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melanjutkan atau menyelesaikan pendidikan formal melalui jalur nonformal.
“Melalui UPTD SPNF SKB ini, kami memfasilitasi masyarakat yang ingin mengambil pendidikan kejar paket. Mulai dari paket A, B, hingga paket C yang setara SMA.” ujar Rizkia kepada Tangsel Pos, Selasa (3/2).
Melalui program kejar paket ini, Dindikbud Tangsel berharap dapat menekan angka anak putus sekolah sekaligus memastikan seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak atau warga yang tertinggal pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi atau kondisi tertentu. Semua berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Rizkia.
Kepala UPTD SPNF SKB, Suherman menambahkan, seluruh layanan pendidikan tersebut diberikan secara gratis. Tidak ada pungutan biaya, baik saat pendaftaran, proses pembelajaran, hingga penerbitan ijazah kejar paket.
“Ini gratis, tanpa dipungut biaya apa pun. Mulai dari pendaftaran sampai menerima ijazah paket,” tegas Suherman.
UPTD SPNF SKB Kota Tangerang Selatan berlokasi di Jalan Raya Serpong Puspiptek, Kecamatan Serpong. Lokasinya berdekatan dengan SMK PGRI 5 dan mudah diakses oleh masyarakat.
Untuk proses pendaftaran, Suherman menjelaskan, penerimaan peserta didik biasanya dibuka sekitar bulan Juni, mengikuti kalender pendidikan pada umumnya. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui sistem yang telah disediakan.
Namun demikian, pihaknya menyarankan calon peserta didik untuk datang langsung ke lokasi agar proses pendataan dan pengarahan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
“Bisa daftar online, tapi lebih baik kami sarankan datang langsung saja. Jadi bisa sekalian kami arahkan, agar prosesnya lebih mudah. Sistem pendaftarannya sama seperti sekolah formal,” jelasnya Suherman.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik juga diberikan pilihan pola pembelajaran. Mereka dapat mengikuti kelas reguler atau kelas karyawan yang dilaksanakan setiap hari Sabtu, menyesuaikan dengan kondisi dan waktu peserta.
“Peserta bisa memilih kelas reguler atau kelas karyawan. Ini untuk memberi fleksibilitas, terutama bagi warga yang sudah bekerja,” ujar Suherman.
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu


