TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

BPBD Tangsel Bantu Pencarian Pekerja Tenggelam di Sungai Cisadane

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 04 Februari 2026 | 05:50 WIB
Tim SAR Gabungan sedang mencari pekerja yang tenggelam di Sungai Cisadane. Foto : Ist
Tim SAR Gabungan sedang mencari pekerja yang tenggelam di Sungai Cisadane. Foto : Ist

SERPONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan turut membantu proses pencarian seorang pekerja yang diduga tenggelam di Sungai Cisadane. Pencarian memasuki hari kedua pada Selasa (3/2) dengan melibatkan tim SAR gabungan.

 

Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Pleton (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan, perbantuan pencarian dilakukan sebagai bentuk sinergi antarwilayah, mengingat lokasi awal kejadian berada di perbatasan Bogor dan aliran sungai mengarah ke wilayah Tangsel.

 

“Tim SAR gabungan dari Kota Tangerang Selatan kembali melanjutkan pencarian pada hari kedua dengan melakukan penyisiran di aliran Sungai Cisadane,” kata Dian saat dikonfirmasi.

 

Korban diketahui bernama Frangki A (29), seorang pekerja proyek yang diduga terjatuh ke sungai saat bekerja lembur memasang baut jembatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB di Jembatan Leuwiranji, Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

 

Menurut keterangan saksi sekaligus rekan kerja korban, Anang alias Aray (33), korban terpeleset lalu terjatuh ke sungai saat sedang bekerja.

 

Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai dari Jembatan Keranggan, Kecamatan Setu, Tangsel, hingga Jembatan Lengkong, Serpong Utara. Tahap kedua dilakukan dari batas Cicangkal Rumpin–Gunung Sindur hingga Jembatan Kranggan, Setu.

 

“Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu karet jenis LCR dengan jarak penyisiran total belasan kilometer, disertai pemantauan visual dari darat di sepanjang bantaran sungai,” jelas Dian.

 

Selain perahu karet, tim juga mengerahkan empat unit mobil operasional serta perlengkapan pendukung lainnya. Meski upaya pencarian telah dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.

 

“Hasil pencarian hari ini masih nihil. Perbantuan pencarian dari Tim SAR Gabungan Kota Tangerang Selatan dihentikan sementara sekitar pukul 17.30 WIB,” ujarnya.

 

Dian menambahkan, pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Tangsel, Satpol PP Tangsel, relawan kebencanaan, PMI, serta sejumlah komunitas rescue.

 

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan. Seluruh tim sudah berupaya maksimal di lapangan,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit