Alami Kecelakaan, Fabio Quartararo Akhiri Lebih Cepat Tes Pramusim MotoGP di Sepang
SEPANG – Pembalap Yamaha Factory Racing, Fabio Quartararo, terpaksa mengakhiri lebih awal rangkaian tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah mengalami kecelakaan pada hari pertama pengujian.
Rider asal Prancis itu didiagnosis mengalami patah tulang pada jari tengah tangan kanan usai terjatuh di Tikungan 5 saat mengendarai prototipe terbaru Yamaha M1. Insiden tersebut terjadi sekitar satu jam setelah sesi tes dimulai.
Seusai kecelakaan, Quartararo langsung dilarikan ke pusat medis untuk pemeriksaan awal. Ia sempat mengeluhkan nyeri pada bagian lengan, namun masih kembali turun ke lintasan pada sesi sore. Meski begitu, evaluasi lanjutan kemudian mengungkap adanya patah tulang pada jari tengah tangan kanannya.
Tim Yamaha pun memutuskan menghentikan partisipasi Quartararo untuk sisa dua hari tes di Sepang demi memprioritaskan pemulihan cedera.
“Lengan sedikit sakit, tapi jari patah, jadi kami memutuskan untuk menghentikan dua hari tes berikutnya. Saya pikir itu yang terbaik,” ujar Quartararo.
Ia menegaskan, melanjutkan pengujian tidak sebanding dengan risiko memperparah kondisinya. “Jika ini akhir pekan balapan, saya bisa ikut, tapi tidak ada gunanya melakukan dua hari lagi,” tambahnya.
Quartararo menjelaskan kecelakaan dipicu hilangnya grip ban depan saat melaju dalam kecepatan tinggi. Benturan tergolong keras, namun ia bersyukur tidak mengalami cedera yang lebih serius. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Barcelona untuk memastikan apakah diperlukan tindakan operasi.
“Jari ini cukup patah, jadi kami akan melakukan pemeriksaan besok atau lusa di Barcelona. Dampaknya cukup besar, tapi untungnya hanya beberapa bagian yang rusak,” katanya.
Meski dalam kondisi cedera, Quartararo masih sempat mencatatkan 14 putaran pada sesi sore dengan waktu terbaik 1 menit 57,869 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi kesembilan hari itu, sekaligus menjadi pembalap Yamaha tercepat, mengungguli Jack Miller dari tim Pramac Yamaha.
Sebelum insiden, Quartararo menjalani program pengujian penting terhadap paket terbaru Yamaha M1, termasuk evaluasi awal mesin dan perangkat elektronik.
Dengan status konsesi Yamaha di Grup D, pabrikan asal Jepang itu memperoleh jatah waktu lintasan lebih banyak. Karena itu, sebagian besar agenda utama pengujian disebut telah berhasil dijalankan meski Quartararo harus menghentikan tes lebih cepat.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Galeri | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


