TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pulihkan Ekosistem Sungai Jaletreng, PT Biotek Saranatama Tebar 5.000 Bibit Ikan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 13 Februari 2026 | 23:43 WIB
PT Biotek Saranatama menebar sebanyak 5.000 bibit ikan di Sungai Jaletreng, kawasan Taman Tekno, Serpong, Jumat (13/2). (tangselpos.id/rmn)
PT Biotek Saranatama menebar sebanyak 5.000 bibit ikan di Sungai Jaletreng, kawasan Taman Tekno, Serpong, Jumat (13/2). (tangselpos.id/rmn)

SERPONG – PT Biotek Saranatama menebar sebanyak 5.000 bibit ikan di Sungai Jaletreng, kawasan Taman Tekno, Serpong, Jumat (13/2). 

 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemulihan ekosistem sungai pascakebakaran gudang pestisida yang sempat menyebabkan pencemaran aliran air.

 

Manajer PT Biotek Saranatama, Luki Hasan mengatakan, penebaran bibit ikan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembalikan keseimbangan biota air di Sungai Jaletreng.

 

“Kemudian hari ini kita juga melakukan mengembalikan ekosistem biota yang ada di sungai dengan penebaran sekitar 5 ribu ikan. Yaitu ada ikan lele, gurame dan ikan nila,” ujarnya.

 

Menurutnya, ikan menjadi indikator alami kualitas air. Pasalnya, biota air sangat sensitif terhadap zat kimia tertentu, termasuk pestisida.

 

“(Ikan) paling rentan dengan zat tertentu. Dia tidak bisa bertahan hidup. Jadi artinya kalau dia bisa bertahan hidup tentu ini sudah berkurang pencemaran peptisidanya,” jelasnya.

 

Selain penebaran ikan, pihak perusahaan juga melakukan pemantauan kualitas air secara berkala untuk memastikan kondisi sungai benar-benar aman dan terbebas dari sisa pencemaran.

 

“Berkala, kita setiap ini juga melakukan pengecekan air berkala jadi kita nanti ada tim juga untuk menangani itu sendiri,” kata Luki.

 

Luki mengungkapkan, hasil pengecekan awal yang dilakukan oleh sejumlah tim menunjukkan tidak lagi ditemukan indikasi pencemaran di Sungai Jaletreng. Meski demikian, pihaknya tetap memastikan kondisi tersebut melalui data dan pengujian lanjutan secara berkala.

 

“Kemarin dari beberapa tim itu dicek sudah tidak ada lagi pencemaran. Tapi itu kan kita harus memastikannya lagi, meyakinkan dengan data-data, tidak bisa dengan sepintas,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, upaya penanganan pencemaran sebelumnya juga dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, yang difasilitasi oleh Paguyuban Pengusaha Taman Tekno.

 

“kita melakukan penetralan untuk udara dan di sungai,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit