TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Qatar ExxonMobil Open: Jannik Sinner Tersingkir, Jakub Mensik Bikin Kejutan

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:40 WIB
Petenis peringkat no 2 dunia Jannik Sinner. Foto : Ist
Petenis peringkat no 2 dunia Jannik Sinner. Foto : Ist

QATAR – Kejutan besar mewarnai babak perempat final Qatar ExxonMobil Open 2026 di Doha. Petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, harus angkat koper lebih cepat setelah ditaklukkan talenta muda asal Ceko, Jakub Mensik.

 

Dalam pertarungan sengit berdurasi dua jam 12 menit pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat, Mensik tampil impresif untuk mengamankan kemenangan tiga set 7-6(3), 2-6, 6-3. Hasil ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier petenis 20 tahun tersebut, mengingat Sinner adalah salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

 

“Sebelum pertandingan saya tahu kualitas Jannik. Dia pemain dan juara yang hebat. Apa yang telah ia lakukan di usia muda sangat mengesankan, jadi saya tahu ini akan menjadi laga yang sulit,” ujar Mensik, dikutip dari situs resmi ATP Tour.

 

Meski kalah pengalaman, Mensik tampil dengan mentalitas pemenang. Ia menunjukkan ketenangan luar biasa, terutama dalam situasi-situasi krusial.

 

Performa servis menjadi kunci kemenangan Mensik. Sepanjang pertandingan, ia memenangi 82 persen poin dari servis pertama. Pada set pembuka, ia bahkan menyelamatkan empat break point beruntun di gim ketiga sebelum akhirnya merebut tie-break lewat forehand keras yang tak mampu dikembalikan Sinner.

 

Sinner yang kehilangan set pertamanya di turnamen ini bangkit pada set kedua. Petenis Italia itu menyapu empat gim beruntun dari posisi 2-2 untuk menutup set dengan skor meyakinkan. Momentum tersebut tak lepas dari menurunnya akurasi servis Mensik yang melakukan tiga double fault.

 

Namun, Mensik belum habis. Setelah jeda toilet, ia kembali menemukan ritme permainan di set penentuan. Dengan permainan lebih agresif dan fokus tinggi, unggulan keenam itu mematahkan servis Sinner di gim pembuka dan penutup set ketiga untuk memastikan kemenangan sensasional.

 

Kedua pemain menutup laga dengan pelukan hangat di depan net—sebuah gestur sportivitas setelah duel penuh tensi.

 

Hasil gemilang ini semakin menegaskan reputasi Mensik sebagai “pembunuh raksasa”. Setelah menjuarai turnamen di Auckland awal tahun ini, ia kini mengoleksi rekor 4-2 melawan petenis Top 5 dunia. Kemenangan atas Sinner juga mengangkat peringkatnya tiga tingkat ke posisi 13 dunia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit