TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

21 Relawan Rumah Ibadah Ikuti Diklat Kebencanaan Di Pamulang Timur

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Selasa, 24 Februari 2026 | 07:10 WIB
DIKLAT WARTAWAN. 21 relawan kebencanaan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) kesiapsiagaan bencana di Megantara Edupark, Pamulang Timur, Pamulang.
DIKLAT WARTAWAN. 21 relawan kebencanaan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) kesiapsiagaan bencana di Megantara Edupark, Pamulang Timur, Pamulang.

PAMULANG-Sekitar 21 relawan kebencanaan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) kesiapsiagaan bencana di Megantara Edupark, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang pada 20-22 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali relawan rumah ibadah dengan keterampilan teknis dan sosial dalam menghadapi potensi bencana alam maupun bencana sosial.

 

Ketua Dekanat Tangerang II, Romo Petrus Cipto Nugroho menegaskan, para peserta merupakan pribadi-pribadi terpilih dan terpanggil untuk melayani sebagai relawan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat.

 

“Saudara-saudara kami mohon dapat menerapkan keterampilan masing-masing dalam bentuk rencana tindak lanjut di rumah ibadahnya masing-masing. Kemudian menciptakan rumah ibadah tangguh bencana,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak para relawan untuk rutin melakukan evaluasi agar peran mereka di tengah masyarakat semakin optimal. Pelatihan ini mendapat dukungan dari Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan Dekanat Tangerang II.

 

“Kita niatkan sebulan sekali kita berjumpa untuk saling menguatkan. Kita harus berjuang hidup agar orang lain juga hidup,” katanya. 

 

Lurah Pamulang Timur, Ade Heri Sutiawan mengapresiasi berbagai inisiatif sosial yang telah dilakukan Romo Petrus bersama jajarannya. Mulai dari penyediaan air isi ulang gratis bagi warga, program “Rabu Berkah” berupa makan gratis untuk masyarakat membutuhkan, perpustakaan umum, hingga pembuatan lubang biopori untuk penanganan sampah.

 

Menurutnya, dukungan terhadap kelurahan juga terus terjalin, termasuk melahirkan Relawan Kebencanaan atas panggilan kemanusiaan.

 

Wakapolsek Pamulang, AKP Mulyadi menegaskan, relawan yang baru saja dikukuhkan dipastikan sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama, karena memelihara kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi semata, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

 

Sementara, Ketua FKDM Tangsel, Fachruddin Zuhri menyebut, para relawan kini memiliki dua kompetensi sekaligus. Pertama, kemampuan teknis dalam menangani kebencanaan alam. Kedua, keterampilan dalam melihat serta menangani potensi bencana sosial.

 

“Atas dasar itu, ke depan kami berharap melalui Dekanat Tangerang II dan FKDM Tangsel dapat bekerjasama membantu pemerintah menjaga kamtibmas agar selalu kondusif,” pesannya.

 

Ia menambahkan, kolaborasi ini sejalan dengan upaya memelihara kerukunan umat agar tetap harmonis serta mampu melakukan pencegahan dini terhadap potensi konflik maupun bencana sosial.

 

Dalam rangkaian Diklat tersebut, Romo Petrus Cipto Nugroho turut menanam pohon beringin sebagai simbol keteduhan dan persatuan. Penanaman dilakukan bersama Wakapolsek Pamulang AKP Mulyadi, tokoh Khonghucu Heriyanto, Lurah Pamulang Timur Ade Heri Sutiawan, Kepala Keamanan Barnabas Kombes Pol (Purn) Anton Kadarmanta, serta Ketua FKDM Tangsel Fachruddin Zuhri.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit