Pemkot Tangsel Gandeng Dinkes dan BPOM, Pengawasan Menu MBG Diperketat
TANGERANG SELATAN ? Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat merespons aspirasi para orang tua terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah wilayah Pamulang dan Pondok Kacang Barat.
Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, TB Asep Nurdin.
Menurut Asep, setiap anak di Tangsel adalah bagian dari keluarga besar pemerintah kota. Karena itu, masukan dan perhatian orang tua dipandang sebagai bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masa depan generasi muda.
“Pemkot tidak hanya menjalankan program secara administratif. Kami ingin memastikan setiap makanan yang diterima siswa benar-benar layak, aman, dan bergizi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangsel menggandeng Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan serta berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk melakukan uji petik dan pemantauan berkala.
Pengawasan dilakukan menyeluruh, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga makanan tersaji di sekolah. Keterlibatan dua lembaga tersebut bertujuan menjaga standar keamanan pangan tetap berada pada level tertinggi.
Selain itu, audit kebersihan juga dilakukan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan vendor penyedia makanan guna memastikan protokol higiene berjalan tanpa kompromi.
Tak hanya aspek keamanan, Pemkot juga meninjau ulang variasi menu MBG bersama ahli gizi. Evaluasi ini dilakukan agar komposisi makanan memenuhi prinsip gizi seimbang dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Menu tidak boleh sekadar mengenyangkan. Harus ada keseimbangan protein, vitamin, mineral, dan kebutuhan nutrisi lainnya,” jelas Asep.
Di sisi lain, pemerintah membuka kanal komunikasi yang lebih responsif bagi sekolah dan orang tua. Setiap keluhan atau kendala teknis diharapkan dapat ditangani secara cepat dan solutif.
Insiden yang terjadi sebelumnya dijadikan momentum untuk memperkuat sistem manajemen pangan sekolah di seluruh wilayah Tangerang Selatan. Fokus utamanya adalah mengembalikan dan menjaga kepercayaan orang tua bahwa sekolah merupakan ruang aman, termasuk dalam hal konsumsi makanan.
“Program MBG tetap berjalan dengan pengawasan yang lebih ketat dan penyempurnaan di berbagai sisi. Kami ingin anak-anak Tangsel tumbuh sehat, cerdas, dan ceria,” pungkasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




