TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

THR ASN, TNI–Polri Rp 55 Triliun Mulai Cair, BHR Ojol 2026 Naik Dua Kali Lipat

Reporter & Editor : AY
Selasa, 03 Maret 2026 | 12:08 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi Pers. Foto : Ist
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi Pers. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah resmi mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pejabat negara, serta pensiunan secara bertahap mulai 26 Februari 2026.

 

Selain itu, pemerintah juga menetapkan Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek daring (ojol) yang akan disalurkan dalam rentang H-14 hingga H-7 sebelum Idul Fitri.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa komponen THR tahun ini dibayarkan secara penuh.

“Tunjangan Hari Raya ini terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja yang dibayarkan 100 persen,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

 

Ia menambahkan, THR berbeda dengan gaji ke-13 yang biasanya diberikan pada Juni 2026.

 

Total anggaran yang digelontorkan untuk THR tahun ini mencapai Rp 55 triliun atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rinciannya, Rp 22,2 triliun dialokasikan bagi 2,4 juta aparatur pusat termasuk TNI dan Polri, Rp 20,2 triliun untuk 4,3 juta aparatur daerah, serta Rp 12,7 triliun bagi 3,8 juta pensiunan.

 

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli dan mendorong konsumsi rumah tangga selama Ramadan hingga Idul Fitri.

 

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan komitmen pemberian Bantuan Hari Raya bagi pengemudi ojek daring dengan total anggaran sekitar Rp 220 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi sekitar 150.000 mitra pengemudi, dengan besaran rata-rata Rp 400.000 per orang.

 

Menurut Airlangga, nilai bantuan tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Penyaluran dijadwalkan lebih awal guna memberikan tambahan likuiditas bagi para pengemudi menjelang puncak kebutuhan Lebaran.

 

“Kami mendorong penyaluran dilakukan lebih awal, yakni antara H-14 hingga H-7 sebelum Idul Fitri,” ujarnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit