TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Respons Negara-Negara Evakuasi Warganya dari Timur Tengah

Reporter & Editor : AY
Rabu, 04 Maret 2026 | 16:30 WIB
Suasana Bandara Dubai yang lumpuh tidak ada penerbangan. Foto : Ist
Suasana Bandara Dubai yang lumpuh tidak ada penerbangan. Foto : Ist

TIMUR TENGAH - Sejumlah negara mulai mengambil langkah cepat untuk memulangkan warganya yang masih berada di kawasan Timur Tengah, menyusul eskalasi konflik yang memanas sejak serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

 

Situasi semakin tegang setelah Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah fasilitas penting di kawasan tersebut. Penutupan wilayah udara di beberapa negara pun memperumit upaya evakuasi.

Berikut langkah yang ditempuh sejumlah negara, seperti dikutip dari BBC:

 

Australia

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan pemerintah tengah berdiskusi dengan sejumlah maskapai penerbangan untuk membantu sekitar 115.000 warga Australia yang berada di Timur Tengah.

 

Namun, proses evakuasi diperkirakan akan menghadapi kendala besar selama sebagian besar wilayah udara di kawasan tersebut masih ditutup.

 

Prancis

Seorang pejabat pemerintah Prancis menyebutkan, total warga negara Prancis yang terdampak situasi di Timur Tengah mencapai sekitar 400.000 orang.

Saat ini, lebih dari 25.000 warga telah melaporkan keberadaan mereka melalui sistem “Ariane” milik Kementerian Luar Negeri Prancis guna mempermudah pendataan dan koordinasi evakuasi.

 

Jerman

Pemerintah Jerman menyatakan bahwa industri pariwisata bertanggung jawab untuk memulangkan sebagian besar dari sekitar 30.000 warga negaranya yang berada di kawasan terdampak.

Repatriasi menggunakan jalur militer disebut hanya akan menjadi opsi terakhir jika situasi semakin memburuk.

 

Italia

Italia telah memulai proses evakuasi. Sebuah penerbangan charter yang membawa 127 warga negara Italia yang sebelumnya terdampar di Oman dan sebagian dipindahkan dari Dubai, telah mendarat di Bandara Fiumicino, Roma, pada Senin (2/3/2026) malam.

Para penumpang memuji upaya Kedutaan Besar Italia yang dinilai sigap membantu kepulangan mereka ke Tanah Air.

Spanyol

Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menyatakan bahwa negaranya mulai mengevakuasi warga dari Timur Tengah sejak Selasa (3/3/2026).

 

Amerika Serikat

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengimbau warga negaranya untuk segera meninggalkan lebih dari selusin negara di Timur Tengah sejak Senin (2/3/2026).

 

Namun hingga kini, pemerintah AS belum mengumumkan rencana penerbangan repatriasi resmi bagi warganya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit