Audiensi Dengan DPRD, Atlet Disabilitas Butuh Fasilitas
SETU-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima audiensi dari para atlet disabilitas Kota Tangsel, Rabu (4/3). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara perwakilan atlet dengan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengembangan olahraga disabilitas di daerah.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Para atlet menyampaikan harapan agar perhatian terhadap fasilitas dan sarana prasarana olahraga bagi atlet disabilitas di Tangsel dapat lebih ditingkatkan.
Mereka menilai hingga saat ini masih terdapat keterbatasan fasilitas yang ramah disabilitas, terutama venue olahraga yang memenuhi standar khusus bagi atlet berkebutuhan khusus. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan prestasi.
Anggota DPRD Kota Tangsel, Julham Firdaus yang menerima langsung audiensi tersebut menegaskan, komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para atlet. Ia menyebut, pertemuan ini menjadi bagian penting dari fungsi representasi wakil rakyat.
“Respon ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat terhadap semua informasi dan aspirasi masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk olahraga disabilitas,” ujar Julham.
Julham menjelaskan, dalam diskusi tersebut turut dibahas berbagai cabang olahraga yang diikuti atlet disabilitas. Mulai dari kebutuhan tempat latihan hingga dukungan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Ia mengakui bahwa hingga kini Kota Tangsel belum memiliki venue olahraga berstandar khusus disabilitas. Hal ini menjadi catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Tentu saya akan teruskan aspirasi ini kepada rekan-rekan di Komisi II, khususnya terkait sarana dan prasarana atlet disabilitas di Tangsel,” tegasnya.
Menurut Julham, perhatian terhadap atlet disabilitas tidak boleh dipandang sebelah mata. Prestasi olahraga merupakan salah satu cerminan dan marwah Kota Tangsel yang patut dijaga dan terus ditingkatkan.
Ia menekankan, pentingnya perlakuan yang sama dan setara antara atlet non-disabilitas dan atlet berkebutuhan khusus. Dukungan yang adil, kata dia, harus diberikan secara bersamaan agar tidak ada kesenjangan dalam pengembangan prestasi.
Selain sarana dan prasarana, para atlet juga menyoroti perlunya peningkatan pembinaan. Program pelatihan yang konsisten dan dukungan anggaran dinilai menjadi faktor penting untuk mencetak atlet disabilitas berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Julham menyebut masukan dari para atlet ini sebagai hal yang positif dan konstruktif. Ia berkomitmen untuk mendorong agar usulan tersebut menjadi prioritas dalam pembahasan kebijakan ke depan.
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Internasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



