Sachrudin Pastikan Banjir Kota Tangerang Cepat Tertangani
TANGERANG - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu malam (7/3), menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Beberapa kawasan yang mengalami antara lain Kecamatan Periuk, Karang Tengah dan Pinang.
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Tangerang Sachrudin turun langsung meninjau lokasi banjir di sejumlah titik permukiman warga yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satunya di Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah, Minggu (8/3).
Dalam peninjauan, Sachrudin memastikan bahwa langkah penanganan darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
“Sejumlah zona yang terdampak sudah dilakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Posko darurat dan posko kesehatan juga telah disiagakan, sementara pompa-pompa air terus dimaksimalkan agar genangan di permukiman warga bisa segera surut,” ujarnya.
Pemkot Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait, terus melakukan penanganan cepat di lapangan, mulai dari evakuasi warga, pendirian posko banjir, layanan kesehatan hingga pemantauan kondisi debit air di berbagai titik rawan.
“Kami pastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan, Pemkot Tangerang terus mempercepat upaya penanganan jangka panjang untuk meminimalisir potensi banjir di masa mendatang. Salah satunya melalui rencana pembangunan tandon-tandon air dengan memanfaatkan beberapa lahan milik Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Langkah itu dinilai penting, mengingat terdapat beberapa area yang terdampak banjir akibat limpasan air dari kawasan jalan tol.
“Koordinasi dengan Kementerian PU sangat krusial agar aliran air dari jalan tol tidak lagi membebani wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan Gempol. Secara internal, pembangunan tandon baru tahun ini juga terus kita akselerasi sebagai bagian dari solusi permanen penanganan banjir,” jelasnya.
Di akhir pemantauan, Sachrudin mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat yang bertugas di lapangan.
“Tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan petugas jika terjadi kondisi darurat, karena keselamatan warga adalah yang paling utama,” pesannya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Internasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu



