TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

IHSG & Rupiah Menguat, Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Ekspansi

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 11 Maret 2026 | 09:58 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto : Ist
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto : Ist

JAKARTA – Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Pemerintah menegaskan kondisi ekonomi nasional masih kuat dan berada dalam fase ekspansi.

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga meski dinamika global masih berlangsung.

Setelah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS pada Senin (9/3/2026), rupiah berhasil menguat. Di pasar spot Selasa (10/3/2026), rupiah ditutup di level Rp16.863 per dolar AS.

 

Penguatan juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup di level 7.440,91 atau naik 103,54 poin (1,41 persen).

 

“Ekonomi sedang ekspansi,” kata Purbaya di Jakarta.

 

Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi tetap bergerak. Menurutnya, kekhawatiran bahwa Indonesia menuju krisis tidak berdasar.

“Boro-boro krisis, resesi saja belum. Melambat pun belum. Kita masih ekspansi dan terus akselerasi,” tegasnya.

 

Purbaya juga meminta investor tidak khawatir terhadap kondisi pasar.

 Menurutnya, Indonesia memiliki pengalaman menghadapi krisis, seperti saat Krisis Finansial Asia 1997–1998 dan Krisis Keuangan Global 2008.

“Fondasi ekonomi kita dijaga dengan sangat hati-hati,” ujarnya.

 

Keyakinan Konsumen Tetap Kuat

Optimisme terhadap ekonomi juga tercermin dari survei Bank Indonesia. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2026 tercatat 125,2 atau tetap berada di zona optimistis.

 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan optimisme konsumen didorong oleh membaiknya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 115,9 dari 115,1 pada Januari.

 

Sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada di level 134,4, masih menunjukkan harapan positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan.

 

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P. Sasmita menilai optimisme masyarakat tetap terjaga karena kondisi ekonomi sehari-hari masih relatif stabil.

“Selama harga kebutuhan pokok terkendali dan lapangan kerja masih tersedia, sentimen masyarakat biasanya tetap positif,” ujarnya.

 

Ia menambahkan struktur ekonomi Indonesia yang ditopang konsumsi rumah tangga—sekitar 53–55 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB)—menjadi faktor penting yang menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit