Alhamdulillah, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik
JAKARTA – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir kuartal I 2026. Kepastian ini disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di tengah fluktuasi harga minyak dunia akibat dinamika geopolitik global.
Menurut Yuliot, pemerintah masih memantau pergerakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang menjadi salah satu acuan dalam menentukan kebijakan harga BBM.
“Sepanjang rata-rata harga ICP masih berada dalam kisaran yang diperhitungkan pemerintah, maka tidak akan ada kenaikan harga Pertalite,” ujarnya saat konferensi pers pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM untuk periode Idul Fitri 2026.
Ia menjelaskan, harga minyak global dalam beberapa hari terakhir bergerak cukup tajam, sempat menyentuh sekitar 116 dolar AS per barel, kemudian turun hingga kisaran 80 dolar AS, sebelum kembali naik mendekati 90 dolar AS per barel. Karena itu, pemerintah masih menunggu perkembangan harga rata-rata sebelum mengambil keputusan lanjutan.
Di tengah dinamika tersebut, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satunya dengan mempercepat program campuran biodiesel yang lebih tinggi, seperti B40 hingga B50.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengantisipasi potensi keterbatasan pasokan energi di masa depan.
Selain biodiesel, pemerintah juga mendorong pengembangan bahan bakar berbasis etanol. Saat ini program tersebut telah diuji dengan campuran 5 persen dan ke depan ditargetkan meningkat secara bertahap hingga E20 pada 2028.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fiskal negara masih cukup kuat untuk menahan dampak kenaikan harga minyak dunia.
“Sejauh ini belum ada kebijakan untuk menaikkan harga BBM, karena ruang fiskal dalam APBN masih memadai,” ujarnya.
Pemerintah juga memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Bahlil menyebut ketersediaan BBM yang tersimpan di tangki nasional saat ini setara sekitar 23 hari kebutuhan dan akan terus terisi karena produksi serta distribusi berjalan setiap hari.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah menilai belum perlu melakukan penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat, meski tetap akan mengevaluasi perkembangan harga minyak dunia secara berkala.
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




