TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Setelah Zohran Mamdani, Abdul El-Sayed Guncang Politik Amerika

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Abdul El-Sayed membuat gebrakan dengan memenangkan primary Senat AS dari Partai Demokrat di Michigan. Foto : Ist
Abdul El-Sayed membuat gebrakan dengan memenangkan primary Senat AS dari Partai Demokrat di Michigan. Foto : Ist

AS – Panggung politik Amerika Serikat (AS) kembali diwarnai kemenangan politisi Muslim. Setelah Zohran Mamdani mencetak sejarah sebagai Wali Kota New York, kini Abdul El-Sayed membuat gebrakan dengan memenangkan primary Senat AS dari Partai Demokrat di Michigan.


El-Sayed mengalahkan lawannya, Stevens, dengan selisih 14.893 suara dari lebih 1,5 juta surat suara yang dihitung. Kemenangan ini disebut sebagai perolehan suara terbesar dalam sejarah primary Michigan.


Kemenangan El-Sayed menjadi pukulan bagi kelompok pro-Israel yang menggelontorkan puluhan juta dolar AS untuk mendukung Stevens. Namun, besarnya dukungan finansial tersebut tak mampu membendung kemenangan politisi berusia 41 tahun itu.


“Kemenangan Abdul adalah kemenangan paling luar biasa yang dapat saya bayangkan dalam politik Amerika modern,” ujar Senator Bernie Sanders, salah satu pendukung awal El-Sayed, seperti dikutip Associated Press.


Lahir di Detroit dari ayah asal Mesir dan ibu warga AS, El-Sayed merupakan lulusan University of Michigan dan Columbia University. Ia juga pernah menempuh pendidikan di Oxford University melalui beasiswa Rhodes.


Sosok progresif ini mengusung isu biaya hidup, layanan kesehatan, pengaruh uang dalam politik, hingga kebijakan AS terhadap konflik di luar negeri. Ia juga dikenal vokal mengkritik kebijakan Israel di Gaza.


El-Sayed membawa slogan, “Get money out of politics, put money in pockets, pass Medicare for All.”


Kemenangan di primary belum otomatis mengantarkannya ke Senat. El-Sayed masih harus menghadapi kandidat Republik Mike Rogers dalam pemilu November mendatang.


Sejumlah tokoh Republik, termasuk Presiden Donald Trump, telah melancarkan serangan politik dengan menuding El-Sayed sebagai sosok ekstrem dan anti-Israel.


Sementara itu, Zohran Mamdani menyambut kemenangan El-Sayed sebagai bukti bahwa gagasan progresif dan kekuatan komunitas masih memiliki daya besar dalam politik Amerika.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit