TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Perkuat Bisnis, Bank Banten Optimalisasi Pengelolaan RKUD

Reporter: Yuliawati Saripudin
Editor: Redaksi
Rabu, 29 April 2026 | 09:11 WIB
PUBLIC EXPOSE. Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bushtami (kedua dari kiri) bersama jajarannya dalam public expose kepada media usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (28/4). YULIAWATI SARIPUDIN
PUBLIC EXPOSE. Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bushtami (kedua dari kiri) bersama jajarannya dalam public expose kepada media usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (28/4). YULIAWATI SARIPUDIN

SERANG - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten akan terus melakukan optimalisasi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebagai strategi penguatan bisnis di tahun 2026 ini.

 

Hal itu dikemukakan Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bushtami, dalam public expose usai gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (28/4).

 

Bushtami menjelaskan, selain optimalisasi RKUD, dalam strategi penguatan dan pertumbuhan bisnis operational excellence berkualitas dan berkalanjutan, pihaknya juga akan mengejar pertumbuhan kredit berkualitas, peningkatan CASA, fee based income dan NPL sertq penyelesaian kredit berstatus write off secara berkelanjutan.

 

Strategi lainnya, yakni penguatan service excellence & operational excellence melalui digitalisasi produk/layanan, peningkatan layanan, efisiensi proses, dan penguatan jaringan. "Strategi ketiga terkait penguatan sinergi, kolaborasi dan kemitraan strategis dan keempat, penguatan human capital yang berintegritas serta profesional," katanya.

 

Terkait RKUD ini, Bushtami kembali menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah yang telah menitipkan pengelolaannya di Bank Banten yakni Pemerintah Provinsi Banten, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. 

 

"Meskipun baru 4 dari 8 kabupaten/kotq se-Banten, tetapi Bank Banten juga telah melaksanakan pra-RKUD dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang berupa payroll PPPK, penempatan deposito, serta aplikasi smart hospital di RSUD Balaraja dan RSUD Pakuhaji (BLUD)," ujarnya.

 

"Kami juga terus melakukan penjajakan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Cilegon. Kami berharap dalam waktu tidak lama lagi ada kabupaten/kota yang mengikuti bekerjasama dengan Bank Banten dalam pengelolaan RKUD. Karena sebagai Bank Pembangunan Daerah, nafasnya ada di RKUD," sambungnya.

 

Direktur Kepatuhan Bank Banten Eko Virgianti menjelaskan, performa Bank banten terus menunjukkan peningkatan lebih baik, tumbuh dan menguat. Tercatat pada aset yang meningkat menjadi Rp 10,001 triliun didorong oleh ekspansi kredit yang signifikan serta peningjatan Dana Pihak Ketiga (DPK). Kemudian, penyaluran kredit meningkat dari Rp 3,85 triliun (2024) menjadi 5,06 triliun (2025).

 

Pada 2026 ini, Bank Banten juga telah menetapkan target di berbagai sektor . Yakni peningkatan total aset sebanyak 22 persen, kredit yang diberikan 56 persen, DPK 37 persen agar peningkatan dana bisa optimal. "Kemudian laba bersih yang tadinya 33 persen sekarang target 60 persen. NPL gross 2,78 persen dan NPL net 1,14 persen," jelasnya.

 

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandi Hartawan berharap pada tahun ini Bank Banten twrus meningkatkan produktibitasnya. Apa yang audah dicapai di 2025 harua ditingkatkan agar Bank Banten bisa menjadi motor penggerak ekonomi di Banten.

 

"Kami juga akan terus mengupayakan agar kabupaten/kota lainnya bisa menitipkan pengelolaan RKUD di Bank Banten," ujarnya.

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit