TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tak Alergi Kritik, Prabowo Janji Jawab dengan Hasil Nyata Bukan Retorika

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB
Presiden Prabowo. Foto : Ist
Presiden Prabowo. Foto : Ist

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga Indonesia tetap berada di jalur demokrasi serta membuka ruang terhadap kritik dari masyarakat. Menurutnya, kritik merupakan elemen penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat dan harus disikapi secara terbuka serta objektif.


Dalam keterangannya kepada Majalah The Economist yang dikutip Badan Komunikasi Pemerintah, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia akan tetap menjadi negara demokrasi yang menjunjung legitimasi dari kehendak rakyat.


“Indonesia adalah negara demokrasi dan akan tetap menjadi demokrasi. Saya dipilih melalui pemilu yang bebas dan adil oleh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.


Ia menilai, demokrasi memang bukan sistem yang sempurna, tetapi hingga saat ini tetap menjadi sistem terbaik karena memberikan legitimasi yang lahir dari kepercayaan publik dan penghormatan terhadap pilihan rakyat.
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintahannya tidak anti terhadap kritik. Setiap masukan yang datang, kata dia, akan dikaji secara cermat berdasarkan fakta di lapangan dan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.


“Saya menyambut kritik dan membiasakan diri menelaah setiap masukan secara saksama untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada rakyat,” katanya.


Meski demikian, Prabowo menekankan bahwa praktik demokrasi di Indonesia harus selaras dengan karakter bangsa. Menurutnya, sebagai negara berkembang, Indonesia membutuhkan stabilitas politik dan ekonomi agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

 

Ia menilai budaya Indonesia lebih mengedepankan semangat gotong royong, kerja sama, dan persatuan dibandingkan konflik politik yang berkepanjangan.


“Demokrasi harus mampu melahirkan kemajuan dan stabilitas, bukan justru menciptakan kelumpuhan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti target pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen melalui berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hilirisasi industri, hingga penguatan instrumen investasi nasional.


Prabowo memastikan pemerintah akan menjawab kritik publik melalui capaian konkret yang dapat diukur, bukan sekadar narasi dan janji politik.
“Jawaban terbaik atas kritik adalah hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit