Lelang 181 Mobil Dinas, Pemkot Raup Rp 18 M
Didominasi Kendaraan Tua Di Atas 10 Tahun
CIPUTAT-Sebanyak 181 kendaraan dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dilelang. Dari lelang ini, dana senilai Rp 18 miliar masuk kas daerah.
Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Sugeng Rahadi mengatakan, lelang kendaraan roda empat yang sudah tua ini dilakukan secara terbuka melalui sistem e-auction bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
“Total ada 181 kendaraan yang dilelang. Sampai 2025 itu pendapatannya tembus sampai Rp 18 miliar. Dari pertama kali kita lelang itu sekitar 2024. Semua melalui e-auction, jadi terbuka untuk umum,” ujar Sugeng, Selasa (28/4).
Ia menjelaskan, kendaraan yang dilelang didominasi mobil dinas dengan usia di atas 10 tahun, bahkan ada yang mencapai 12 tahun. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban biaya pemeliharaan yang semakin tinggi seiring usia kendaraan.
“Daripada membebani anggaran karena biaya perawatan tinggi, lebih baik dilelang. Secara aturan juga diperbolehkan,” jelasnya.
Sugeng memastikan, seluruh kendaraan yang dilelang laku terjual. Bahkan, dalam beberapa kasus, harga penawaran jauh melampaui nilai limit yang telah ditetapkan.
“Ada mobil open kap, itu nilai limitnya Rp 15 juta, ada yang nawar Rp 70 juta. Terus saat dilelang dia lihat, dia gak suka, akhirnya gak jadi. Hangus tuh uangnya masuk ke kas negara. Setelah itu kita lelang lagi, eh ada yang nawar lagi. Malah lebih tinggi. Akhirnya laku sampai Rp 80 juta,” ungkapnya.
Untuk harga tertinggi, lanjut dia, salah satu kendaraan jenis double cabin tahun 2014 terjual hingga lebih dari Rp 200 juta.
Menurut Sugeng, merek kendaraan seperti Toyota dan Daihatsu menjadi yang paling diminati peserta lelang. Selain itu, kendaraan kelas menengah seperti Grand Livina juga cukup banyak diburu.
“Peminatnya tinggi, bahkan banyak dari luar daerah Tangsel. Biasanya mereka sudah berpengalaman, penawarannya muncul di detik-detik akhir,” katanya.
Sementara,, pada 2026 ini Pemkot Tangsel kembali menyiapkan lelang tahap berikutnya dengan sekitar 25 unit kendaraan roda empat. “Tahun ini masih proses. Dalam waktu dekat akan dilelang sekitar 25 unit mobil, nanti akan diumumkan secara resmi,” ujarnya.
Untuk kendaraan roda dua, pihaknya masih mengkaji skema lelang, baik dilakukan per unit maupun dalam bentuk paket.
“Kita beri kesempatan masyarakat memilih unit yang diminati. Namun jika tidak terserap, bisa saja dilelang dalam bentuk paket,” pungkas Sugeng.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Haji 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


