TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

FTK UIN SMH Banten Perkuat Budaya Akademik Mahasiswa melalui Workshop Penulisan Ilmiah Berbasis Smart Technology dan Etika Digital

Reporter & Editor : AY
Jumat, 08 Mei 2026 | 13:03 WIB
Penyelenggaraan Workshop Kemahasiswaan bertajuk “Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital” Foto : Ist
Penyelenggaraan Workshop Kemahasiswaan bertajuk “Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital” Foto : Ist

SERANG – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan Workshop Kemahasiswaan bertajuk “Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital” yang digelar pada 30 April 2026.


Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FTK. Sejak pagi hari, para peserta telah memadati ruang kegiatan untuk mengikuti rangkaian workshop yang dikemas secara interaktif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan dunia akademik di era digital.


Workshop secara resmi dibuka oleh Dekan FTK, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed.. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai bagian dari insan akademik dan calon intelektual masa depan.


Menurutnya, perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan dan penulisan ilmiah. Teknologi kini mampu membantu mahasiswa dalam berbagai proses akademik, mulai dari pencarian referensi hingga penyusunan tulisan secara lebih efektif dan efisien.


Namun demikian, Prof. Subhan mengingatkan bahwa kemudahan teknologi tidak boleh menghilangkan esensi utama dari karya ilmiah, yakni kemampuan berpikir kritis, analitis, dan orisinalitas penulis.


“Menulis karya ilmiah memang sering dianggap sulit, tetapi dengan perkembangan teknologi AI, proses tersebut kini menjadi lebih mudah. Meski demikian, mahasiswa tidak boleh bergantung sepenuhnya pada AI, karena ruh dari karya ilmiah tetap terletak pada gagasan dan pemikiran penulisnya sendiri,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengutip firman Allah Swt. dalam QS. An-Nahl ayat 43 yang mengandung pesan tentang pentingnya belajar kepada ahlinya. Menurutnya, AI dapat dijadikan sebagai sarana pendukung dalam memperoleh informasi, tetapi tidak dapat menggantikan peran dosen dan guru sebagai pembimbing utama dalam proses pembelajaran.


Lebih lanjut, Dekan FTK menekankan pentingnya etika akademik dalam pemanfaatan teknologi digital. Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sebagai jalan pintas yang mengabaikan integritas akademik.


Selain itu, Prof. Subhan juga mendorong mahasiswa agar mampu menjadi agen promosi kampus melalui pemanfaatan media digital dan media sosial secara kreatif serta edukatif.


“Mahasiswa FTK harus mampu menjadi content creator yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan inspirasi. Jangan hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi jadilah produsen karya digital yang membawa dampak positif,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTK, Dr. H. Moch. Subekhan, M.Ag., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang akademik dan publikasi ilmiah.


Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah serta publikasi pada jurnal bereputasi menjadi salah satu indikator penting dalam dunia pendidikan tinggi saat ini. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali keterampilan teknis sekaligus pemahaman etika dalam penggunaan teknologi berbasis AI.


Workshop menghadirkan narasumber kompeten, yakni Dr. H. Deden Mauli Darajat, M.Sc., Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.


Dalam pemaparannya, Deden menjelaskan secara komprehensif mengenai perkembangan teknologi AI, peluang dan tantangannya dalam dunia akademik, serta strategi efektif dalam menyusun artikel ilmiah yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal bereputasi.


Ia juga memperkenalkan berbagai tools berbasis AI yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam proses penulisan ilmiah, seperti pencarian referensi, parafrase, penyusunan struktur artikel, hingga pengecekan tata bahasa. Meski demikian, ia kembali menegaskan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan penguasaan substansi keilmuan dalam penggunaan teknologi tersebut.


Kegiatan workshop berlangsung secara dinamis dan interaktif. Para peserta aktif terlibat dalam diskusi serta sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan teknis penulisan ilmiah maupun implementasi AI dalam dunia pendidikan.


Tidak hanya penyampaian materi, workshop juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Dalam sesi ini, mahasiswa diberi kesempatan mencoba berbagai aplikasi berbasis AI untuk menyusun draft artikel ilmiah secara mandiri. Pendekatan praktik tersebut memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam mengintegrasikan teknologi dengan keterampilan akademik yang mereka miliki.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari tersebut berlangsung lancar, penuh semangat, dan menghadirkan suasana akademik yang produktif.


Melalui workshop ini, FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap mahasiswa mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas karya ilmiah, sekaligus menjadi generasi akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai etika, integritas, dan keilmuan.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FTK dalam menciptakan lingkungan akademik yang inovatif, produktif, dan berdaya saing tinggi di era transformasi digital.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit