Dindik Pastikan Pelaksanaan SPMB 2026/2027 Lebih Optimal
TANGERANG - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang memastikan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 setelah petunjuk teknis (juknis) resmi disahkan.
Kepala Dindik Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar menyampaikan, secara prinsip tidak terdapat perubahan signifikan dalam pengaturan SPMB tahun ini. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penerimaan siswa baru.
“Secara keseluruhan tidak ada perubahan mendasar. Jalur domisili, afirmasi dan mutasi masih tetap sama. Namun, pada jalur prestasi terdapat penyesuaian dengan penambahan komponen nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA),” jelas Wahyudi, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan, penilaian jalur prestasi kini menggunakan skema proporsi 70 persen nilai rapor dan 30 persen nilai TKA. Kebijakan itu merupakan kesepakatan bersama di tingkat Provinsi Banten.
“Penambahan nilai TKA tersebut tidak hanya menjadi indikator penilaian akademik, tetapi juga untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik secara lebih komprehensif,” ucapnya.
Selain itu, Disdik Kota Tangerang pun melakukan penyesuaian terhadap daya tampung sekolah. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), jumlah siswa dalam satu rombongan belajar (rombel) ditetapkan maksimal 28 siswa. Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), diputuskan maksimal 34 siswa per rombel.
Penyesuaian ini merupakan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya, di mana ditemukan masih adanya ribuan kursi kosong, khususnya di tingkat SD.
“Hal tersebut bagian dari evaluasi kami. Di tingkat SD masih terdapat sekitar 3.000 kursi kosong, sehingga perlu dilakukan penyelarasan. Sedangkan untuk SMP, daya tampung masih dinilai cukup relevan,” ujarnya.
Pelaksanaan SPMB 2026/2027 akan dilakukan secara daring melalui laman resmi spmb.tangerangkota.go.id. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada Juni. Sedangkan Pra SPMB akan berlangsung 13 April.
Dindik juga membuka peluang gelombang kedua pendaftaran pada Juni hingga Juli, apabila masih terdapat kuota yang belum terpenuhi. Namun, masyarakat diimbau untuk dapat memanfaatkan gelombang pertama secara optimal.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


