Rasuna Said Dipoles Jadi Kawasan CFD Baru
Trotoar & Jalan Direvitalisasi, Wajah Kuningan Kian Modern
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempercantik kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, melalui revitalisasi trotoar dan jalan. Penataan ini disiapkan sebagai langkah menjadikan Rasuna Said sebagai kawasan tambahan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).
Revitalisasi dilakukan setelah pembongkaran tiang monorel mangkrak yang selama bertahun-tahun menjadi pemandangan semrawut di kawasan bisnis tersebut. Kini, Pemprov DKI mulai menata ulang wajah Rasuna Said agar lebih modern, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat dikerahkan untuk memperbaiki permukaan jalan dan merapikan area pedestrian. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pengaspalan di beberapa titik, sementara jalur trotoar mulai dilengkapi guiding block guna mendukung aksesibilitas penyandang disabilitas.
Meski proyek berlangsung di tengah padatnya aktivitas kawasan bisnis Kuningan, arus lalu lintas tetap berjalan dengan pengaturan sementara. Kendaraan pribadi, bus Transjakarta, angkutan logistik hingga sepeda motor masih melintasi area proyek dengan pengawasan petugas di lapangan.
Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, sejumlah rambu peringatan dipasang di sekitar lokasi pekerjaan. Di antaranya bertuliskan “HATI-HATI! DALAM 100 METER ADA PEKERJAAN JALAN. KURANGI KECEPATAN SEKARANG” serta “Awas Beda Tinggi”.
Di kawasan dekat Plaza Festival, permukaan jalan yang baru diaspal tampak lebih mulus dan rapi. Namun, beberapa titik masih dipenuhi alat berat, pembatas jalan, dan material proyek sehingga akses belum sepenuhnya normal.
Selain meningkatkan kualitas infrastruktur pedestrian, revitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mempercantik wajah ibu kota sekaligus mengoptimalkan fungsi ruang jalan di pusat aktivitas perkantoran Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya tengah menyiapkan Jalan Rasuna Said sebagai lokasi tambahan CFD, menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap kawasan bebas kendaraan bermotor.
“Rasuna Said nantinya kami persiapkan juga menjadi lokasi CFD seperti Sudirman-Thamrin,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta.
Pemprov DKI juga tengah mengkaji perubahan jam operasional CFD agar lebih fleksibel dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Prinsipnya masyarakat Jakarta akan punya lebih banyak pilihan, termasuk dari sisi waktunya,” kata Pramono.
Dengan penataan tersebut, Pemprov berharap kawasan Rasuna Said tidak hanya tampil lebih tertata dan estetik, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman untuk masyarakat beraktivitas dan berolahraga.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu





