Kapolres Terjun Langsung Lerai Keributan Pengendara Dengan Debt Collector
SERPONG-Keributan antara seorang pengendara motor dan debt collector terjadi di Jalan Raya Madang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pria yang diduga pemilik sepeda motor tampak berusaha mempertahankan kendaraannya dari upaya penarikan oleh debt collector. Suasana sempat memanas lantaran pengendara itu terus menegaskan bahwa sepeda motor miliknya telah lunas dan tidak lagi memiliki tunggakan pembayaran.
Ketegangan mulai mereda setelah Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo datang langsung ke lokasi dan mencoba menenangkan kedua pihak yang terlibat perselisihan. “Sudah lunas pak,” ujar pengendara kepada Kapolres.
Melihat situasi yang semakin ramai dan menyita perhatian pengguna jalan lain, Boy meminta pihak debt collector untuk tidak memperkeruh suasana di lokasi kejadian. Dalam video tersebut, Boy juga sempat memperkenalkan dirinya kepada pihak yang terlibat cekcok. “Saya Kapolres Tangsel,” ucap Boy dengan tenang.
Ia kemudian meminta pengendara agar menenangkan diri dan segera meninggalkan lokasi supaya keributan tidak berlanjut. “Udah tenang ya, pergi aja,” katanya.
Namun pengendara itu masih terlihat emosional. Ia kembali menegaskan bahwa motornya sudah lunas dan meminta agar tidak lagi dikejar oleh debt collector. “Cabut aja pak, udah lunas kok,” ujarnya.
Boy lalu memastikan kembali status kendaraan tersebut kepada pengendara. “Sudah lunas ya?” tanya Boy.
Pengendara itu pun mengaku kendaraan miliknya memang sudah lunas. Ia bahkan meminta pengawalan karena khawatir akan kembali dikejar setelah meninggalkan lokasi. “Sudah lunas pak, kawal aja pak. Ntar dia ngejar lagi, yakin saya,” katanya.
Mendengar hal itu, Boy kembali mencoba menenangkan korban dan memastikan situasi sudah aman. “Enggak, enggak (akan dikejar) sudah,” jawab Boy sambil terus melerai keributan hingga suasana kembali kondusif.
Saat dikonfirmasi, Boy menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya sedang melakukan monitoring wilayah di kawasan Pagedangan. Saat melintas, ia melihat keributan di pinggir jalan yang menarik perhatian warga dan pengguna jalan.
“Saya lagi monitoring wilayah, tiba-tiba lihat orang ribut di jalan. Setelah saya dekati, ternyata oknum debt collector ribut dengan pengendara motor,” ujar Boy, Minggu (10/5).
Tanpa menunggu anggota pengawalan, Boy langsung mengambil langkah mediasi untuk meredam ketegangan antara kedua pihak.
Menurutnya, perselisihan seperti itu tidak seharusnya terjadi di tengah jalan raya karena dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan pengguna jalan lainnya. “Saya perintahkan jangan ribut di jalan yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Proses mediasi berlangsung hampir 30 menit. Setelah diberikan pendekatan preventif dan edukatif, situasi akhirnya berangsur kondusif dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.
Sebelum meninggalkan lokasi, Boy kembali memastikan status kendaraan kepada pemilik motor. Pengendara tersebut mengaku sepeda motor yang digunakannya memang sudah lunas dan tidak memiliki tunggakan pembayaran.
“Saat saya tanya pemilik motor, dia menjawab bahwa motor yang dikendarainya sudah lunas dari tagihan,” ungkap Boy.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 12 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu





