TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Dorong Modernisasi Tambak Nasional

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:49 WIB
Presiden Prabowo panen raya udang di kawasan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo panen raya udang di kawasan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026). Foto : Ist

JAWA TENGAH - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan panen raya udang di kawasan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026).


Kedatangan Presiden disambut antusias para petambak dan masyarakat setempat. Presiden tiba menggunakan kendaraan dinas Maung Garuda sebelum meninjau langsung sejumlah fasilitas budidaya udang modern yang menjadi salah satu proyek strategis sektor kelautan dan perikanan nasional.


Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Presiden turut mempraktikkan proses panen udang menggunakan jaring bersama petugas tambak. Ia juga terlihat berdialog langsung dengan pekerja dan pengelola kawasan guna mengetahui proses operasional hingga produktivitas tambak.


BUBK Kebumen sendiri dibangun pada 2022–2023 dengan luas kawasan mencapai 100 hektare, di mana 65 hektare di antaranya telah beroperasi penuh. Kawasan ini dilengkapi 139 kolam produksi, sistem intake air laut terpadu, tandon utama seluas 3 hektare, saluran inlet dan outlet, serta 17 unit instalasi pengolahan air limbah (IPAL) klaster dan IPAL utama seluas 2 hektare.

 

Selain itu, tersedia pula berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium, gudang pakan, bangsal panen, hingga workshop guna menunjang budidaya udang modern berbasis kawasan.


Memasuki tahun keempat operasional dan siklus produksi kedelapan, BUBK Kebumen mencatat hasil produksi yang signifikan. Hingga saat ini, total produksi udang mencapai 1.151.497 kilogram dengan nilai ekonomi sekitar Rp83,3 miliar. Kawasan tersebut juga memberikan kontribusi terhadap negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).


Dari sisi ekonomi masyarakat, kawasan tambak modern ini mampu menyerap 145 tenaga kerja tetap dan memberdayakan sekitar 500 tenaga harian lepas setiap harinya. Kehadiran BUBK Kebumen pun dinilai menjadi contoh modernisasi budidaya udang nasional sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit