Pemkot Tangsel Salurkan 97 Hewan Kurban, Ribuan Wadah Ramah Lingkungan Dibagikan
SERPONG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyalurkan total 97 hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Rinciannya, sebanyak 37 ekor sapi dan 60 ekor kambing didistribusikan ke berbagai wilayah untuk dibagikan kepada masyarakat.
Penyerahan hewan kurban dilakukan usai Wali Kota Benyamin Davnie melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Rabu (27/5).
“Total hewan kurban dari Pemkot Tangsel sebanyak 97 ekor yang terdiri dari sapi dan kambing. Hari ini langsung didistribusikan ke seluruh wilayah di Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Selain menyalurkan hewan kurban, Pemkot Tangsel juga membagikan sekitar 10 ribu wadah ramah lingkungan berupa kantong kain dan besek bambu ke sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban kepada masyarakat.
“Hampir 10 ribu kantong kain dan besek bambu dibagikan ke tempat-tempat pemotongan hewan,” katanya.

Benyamin memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangerang Selatan selama sepekan terakhir, tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban.
“Alhamdulillah, semuanya memenuhi syarat sebagai hewan kurban karena telah melalui pemeriksaan secara teliti,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemkot Tangsel juga menetapkan sejumlah ketentuan bagi lokasi pemotongan hewan kurban. Di antaranya penyediaan tempat penampungan, saluran pembuangan limbah, hingga mekanisme distribusi daging agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
Menurut Benyamin, perayaan Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Iduladha mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan. Semangat berbagi melalui ibadah kurban diharapkan mampu menumbuhkan empati di tengah masyarakat Tangerang Selatan yang maju dan dinamis,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, serta memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Kota Tangerang Selatan yang religius, nyaman, dan harmonis.
“Semangat kurban bukan hanya simbol keikhlasan, tetapi juga semangat untuk berkontribusi dan berbagi kepada masyarakat sekitar. Dengan bergerak bersama, insyaallah Tangerang Selatan bisa semakin maju,” pungkasnya.
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 23 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu






