TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tabungan Kurban Siswa Jadi Media Edukasi Berbagi, Sekolah Islam Al-Azhar BSD Salurkan Ratusan Hewan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 27 Mei 2026 | 17:20 WIB
Hasil tabungan kurban siswa melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. (tangselpos id/rmn)
Hasil tabungan kurban siswa melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. (tangselpos id/rmn)

SERPONG — Sekolah Islam Al-Azhar BSD memanfaatkan momentum Iduladha sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa melalui program tabungan kurban. Lewat kegiatan tersebut, siswa diajarkan menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi dengan menyisihkan sebagian uang jajannya secara sukarela.

 

Program yang rutin digelar setiap tahun itu melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Dari hasil tabungan kurban siswa serta partisipasi sejumlah orang tua murid yang menitipkan hewan kurban, panitia berhasil menghimpun sebanyak 158 hewan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat. Terdiri dari 145 ekor kambing dan 13 ekor sapi.

 

Ketua Panitia Kurban Sekolah Islam Al-Azhar BSD, Al Rudi mengatakan, konsep tabungan kurban masih diterapkan seperti tahun sebelumnya sebagai bagian dari pembelajaran berbagi sejak dini.

 

“Masih dengan cara seperti tahun lalu, melalui tabungan dari siswa. Jadi anak-anak belajar menyisihkan uang jajannya untuk ikut berbagi pada momentum Iduladha,” ujarnya, Rabu (27/5).

 

Ia menjelaskan, tabungan kurban dilakukan secara gotong royong. Para siswa memberikan sumbangan sesuai kemampuan tanpa adanya kewajiban nominal tertentu.

 

“Jadi seperti infak atau sedekah. Ada yang mengisi seratus rupiah, ada yang lebih. Itu tidak diwajibkan, semuanya sukarela,” katanya.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kurban, tetapi juga menjadi media edukasi untuk membentuk rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

 

“Kami ingin melatih anak-anak agar peduli terhadap lingkungan dan sesama. Momentum kurban ini menjadi cara untuk menanamkan nilai berbagi dan kebersamaan,” jelasnya.

 

Selain siswa, sejumlah orang tua murid juga turut berpartisipasi dengan menitipkan hewan kurbannya kepada panitia sekolah untuk disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Dalam proses penyalurannya, panitia menerima pengajuan daftar permintaan hewan kurban dari warga maupun DKM. Namun, distribusi diprioritaskan bagi masyarakat yang berada di sekitar lingkungan sekolah sebelum menjangkau wilayah lainnya.

 

“Kami mendahulukan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Setelah itu baru wilayah lain termasuk lingkungan tempat tinggal guru dan pegawai,” ungkapnya.

 

Rudi menambahkan, nilai utama yang ingin ditanamkan melalui program tersebut bukan semata jumlah hewan kurban yang terkumpul, melainkan pembelajaran bagi siswa agar terbiasa berbagi dan memiliki rasa kepedulian sosial sejak usia dini.

 

“Yang terpenting bukan jumlahnya, tetapi bagaimana anak-anak belajar peduli dan berbagi kepada sesama,” tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit