Idul Adha di Rutan KPK: Yaqut Dibawakan Tempe Goreng, Noel Santap Nasi Kebuli Bersama Keluarga
Suasana hangat Idul Adha terasa di Rutan KPK. Keluarga para tahanan datang membawa makanan favorit dan melepas rindu dalam momen hari raya
JAKARTA - Suasana Idul Adha 1447 Hijriah di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dipenuhi nuansa kekeluargaan. Sejak pagi, keluarga para tahanan sudah memadati area kunjungan untuk merayakan hari raya bersama kerabat mereka yang tengah menjalani proses hukum.
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjadi salah satu tahanan yang dijenguk keluarga. Sang istri, Eny Retno, datang membawa makanan sederhana namun menjadi favorit suaminya, yakni tempe goreng dan sayur-sayuran.
Menurut Eny, dirinya sengaja tidak membawa menu khas Lebaran seperti opor ayam atau ketupat lantaran kondisi kesehatan Yaqut yang memiliki riwayat GERD dan harus menghindari makanan bersantan.
“Aku bawakan tempe goreng kesukaan Abah, sayur-sayuran, roti, dan kue kering untuk beliau,” ujar Eny kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).
Eny mengungkapkan, kondisi suaminya dalam keadaan sehat. Dalam momen Idul Adha kali ini, keluarga juga tidak mengajukan permohonan tahanan rumah seperti saat Idul Fitri lalu.
“Kami hanya berharap semoga ada kabar baik untuk keluarga di hari yang baik ini,” katanya.
Selama kunjungan berlangsung, Eny mengaku tidak membahas persoalan hukum dengan suaminya. Ia memilih memanfaatkan waktu bersama anak-anak untuk berbicara soal keluarga dan memberi dukungan moril.

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer
Selain Yaqut, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, juga merayakan Idul Adha bersama keluarga di Rutan KPK.
Sang istri, Silviana Rinita Harefa, datang bersama anak mereka sambil membawa nasi kebuli, pastel, gorengan, hingga es kelapa agar suasana Lebaran Haji terasa lebih hangat.
“Karena Idul Adha identik dengan kambing, jadi saya bawakan nasi kebuli,” ujar Silviana.
Ia mengatakan, keluarga tahanan tampak antusias memanfaatkan tambahan waktu kunjungan yang diberikan pihak rutan pada hari raya. Bahkan sejak pagi hari, antrean keluarga sudah terlihat di depan gedung.
Silviana berharap sang suami dapat memperoleh putusan yang adil. Namun, ia menegaskan keluarga tetap menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.
Di sisi lain, KPK memfasilitasi 52 tahanan beragama Islam untuk melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Al-Ikhlas Gedung Merah Putih KPK. Para tahanan terlihat kompak mengenakan pakaian serba putih sebelum kembali ke ruang tahanan untuk menerima kunjungan keluarga.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan layanan kunjungan keluarga pada Idul Adha merupakan bentuk pemenuhan hak dasar para tahanan sekaligus memberi kesempatan menjalin silaturahmi di hari besar keagamaan.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu






