TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tangis Gabriel Magalhaes Pecah! Gagal Eksekusi Penalti, Arsenal Kembali Gigit Jari di Final Liga Champions 2026

Reporter & Editor : AY
Minggu, 31 Mei 2026 | 09:01 WIB
Gabriel Magalhaes gagal melakukan penalti. Foto : Ist
Gabriel Magalhaes gagal melakukan penalti. Foto : Ist

BUDAPEST – Mimpi Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions 2025/2026 kembali kandas. The Gunners harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) setelah kalah 3-4 dalam drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest.


Laga final berlangsung sengit sejak menit awal. Arsenal sempat berada di atas angin setelah berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Namun, PSG mampu bangkit dan menyamakan kedudukan hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu dan akhirnya ditentukan melalui adu penalti.


Di balik ketatnya pertandingan, sorotan tertuju kepada bek Arsenal, Gabriel Magalhaes. Pemain asal Brasil itu menjadi sosok yang paling terpukul setelah gagal menjalankan tugasnya sebagai penendang kelima Arsenal.


Adu penalti berlangsung dalam tekanan luar biasa. Arsenal lebih dulu berada dalam posisi sulit setelah Eberechi Eze gagal menuntaskan eksekusinya. PSG kemudian menjaga keunggulan hingga tendangan terakhir Arsenal.


Dalam momen penentuan, Gabriel maju sebagai algojo kelima untuk menjaga peluang timnya tetap hidup. Namun, tendangan bek berusia 28 tahun tersebut melambung tinggi di atas mistar gawang. Kegagalan itu memastikan PSG menang 4-3 dalam adu penalti sekaligus mempertahankan mahkota Liga Champions mereka.

 

Sesaat setelah bola melayang keluar lapangan, Gabriel langsung terduduk dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Air mata mengalir deras dari wajah sang bek yang sepanjang musim tampil konsisten sebagai pilar utama lini pertahanan Arsenal.


Pemandangan mengharukan pun terjadi di lapangan. Saat para pemain PSG merayakan keberhasilan mereka, skuad Arsenal justru bergegas menghampiri Gabriel untuk memberikan dukungan moral. Mereka bergantian memeluk dan menguatkan rekan setimnya yang larut dalam kekecewaan.


Kapten PSG, , menjadi salah satu sosok pertama yang mendatangi Gabriel. Sebagai rekan setim di Timnas Brasil, ia memberikan pelukan dan kata-kata penyemangat kepada sang bek.


Manajer Arsenal, , juga tampak memberikan dukungan kepada para pemainnya yang terpukul akibat kekalahan tersebut. Seluruh staf dan pemain berusaha memastikan Gabriel tidak menanggung beban itu seorang diri.


Setelah suasana mulai mereda, Gabriel berjalan mendekati tribun pendukung Arsenal. Dengan kedua tangan terangkat, ia memberikan gestur yang dianggap sebagai bentuk permohonan maaf kepada para suporter yang telah setia mendukung tim sepanjang musim.


Meski menjadi sosok yang paling disorot akibat kegagalan penalti tersebut, Gabriel tetap mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim, staf pelatih, dan para penggemar Arsenal. Namun, malam di Budapest akan menjadi kenangan pahit yang sulit dilupakan bagi sang bek maupun seluruh keluarga besar Arsenal.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit