Tanggul Laut Diyakini Lindungi Wilayah Pesisir
SERANG – Pemerintah Kota Serang terus mendorong rencana pembangunan tanggul laut (sea wall) atau tanggul pantai hibrida sebagai upaya melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob yang rutin terjadi setiap tahun.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang, W Hari Pamungkas, mengatakan saat ini proses pembangunan masih berada pada tahap sinkronisasi perencanaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Menurutnya, beberapa waktu lalu tim dari Badan Pengelola kawasan Pantai Utara Jawa telah melakukan kunjungan lapangan ke wilayah pesisir Kota Serang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mencocokkan kondisi lapangan dengan rencana pembangunan tanggul laut yang sedang disusun pemerintah pusat.
"Kemarin dilakukan kunjungan lapangan untuk mensinkronkan perencanaan pembangunan tanggul pantai atau tanggul laut hibrida. Hasil kunjungan itu nantinya akan dibawa untuk menjadi bahan formulasi perencanaan di tingkat pusat," kata Hari, Selasa (2/6).
Ia menjelaskan, arahan Presiden saat ini masih memprioritaskan pembangunan tanggul laut di kawasan Teluk Jakarta dan Teluk Semarang. Namun demikian, Kota Serang tetap berpeluang masuk dalam tahapan pembangunan berikutnya.
"Arahan Presiden memang didahulukan untuk Teluk Jakarta dan Teluk Semarang. Kita melihat perkembangannya dan mudah-mudahan Kota Serang bisa berbarengan dengan tahapan yang sedang berjalan," ujarnya.
Hari mengaku optimistis usulan pembangunan tanggul laut di wilayah pesisir Kota Serang dapat terealisasi. Pasalnya, keberadaan tanggul tersebut dinilai sangat penting untuk mengurangi dampak banjir rob yang kerap dirasakan masyarakat pesisir.
Menurutnya, banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Kota Serang terjadi secara rutin hingga dua kali dalam setahun dan menimbulkan berbagai persoalan bagi warga.
"Tujuan utama pembangunan tanggul laut adalah melindungi masyarakat pesisir dari masuknya air laut atau rob. Dari hasil pemantauan, rob terjadi sekitar dua kali dalam setahun dan ini menjadi potensi masalah bagi masyarakat di kawasan pesisir Kota Serang," jelasnya.
Jika pembangunan tanggul laut terealisasi, manfaat terbesar yang akan dirasakan masyarakat adalah meningkatnya perlindungan dan keselamatan warga yang tinggal di kawasan pesisir dari ancaman banjir rob dan dampak perubahan iklim di masa mendatang.
"Paling utama adalah keselamatan masyarakat. Tanggul laut ini menjadi bentuk perlindungan bagi warga pesisir agar dampak rob dapat diminimalkan," pungkasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu



