TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bocah Korban Pencabulan Di Ciputat Alami Trauma

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17 WIB
ils
ils

 

SERPONG-Bocah berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan di Kecamatan Ciputat berpotensi mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya.

 

 Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto mengatakan, pihaknya akan memberikan pendampingan psikologis kepada korban sebagai bagian dari upaya pemulihan. “Iya, kemungkinan korban mengalami trauma kalau kita baca dari kronologisnya,” kata Tri saat dikonfirmasi, Kamis (4/6).

 

 Menurut Tri, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penanganan dan penyelidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tangsel.

 

 UPTD PPA Tangsel sendiri telah menerima surat rujukan dari kepolisian untuk melakukan pemeriksaan psikologis terhadap korban. “UPTD sudah mendapat surat rujukan untuk dilakukan pemeriksaan psikologi dari Polres Tangsel,” ujarnya.

 

 Tri menjelaskan, pemeriksaan psikologis terhadap korban telah dijadwalkan dan akan dilaksanakan pada 11 Juni 2026.

 

 Selain memberikan layanan psikologis, UPTD PPA juga akan mendampingi korban dalam proses hukum yang sedang berjalan.

 

 Pendampingan tersebut dinilai penting agar hak-hak korban tetap terlindungi dan proses penanganan perkara dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Pendampingan proses hukum, trauma healing dan juga kesehatan nantinya,” ungkap Tri.

 

 Sebelumnya, seorang pria berinisial PS (30) diamankan warga setelah diduga melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat. 

 

 Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, terduga pelaku diamankan warga setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban.

 

 Menurut Bambang, emosi warga yang mengetahui dugaan peristiwa tersebut sempat memuncak hingga terduga pelaku menjadi sasaran amukan massa.

 

 “Menurut keterangan awal yang diperoleh dari pelapor dan saksi-saksi, terduga pelaku diamankan setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban yang kemudian diteruskan kepada kepolisian,” katanya.

 

 Mendapatkan informasi tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa terduga pelaku ke kantor polisi.

 

 Saat ini, penanganan perkara telah dilimpahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Tangsel untuk dilakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.

 

 “Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh Unit PPA Polres Tangerang Selatan guna menentukan fakta-fakta hukum yang diperlukan dalam penyidikan lebih lanjut,” pungkas Bambang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit