TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Sinergi Tiga Pilar Ekonomi: DPR, Pemerintah dan BI Kawal Penguatan Rupiah

Reporter & Editor : AY
Senin, 08 Juni 2026 | 08:49 WIB
Rapat koordinasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (no 2 dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi (no 1 dari kanan) Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (no 2 dari kanan) serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (baju putih) Foto : Ist
Rapat koordinasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (no 2 dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi (no 1 dari kanan) Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (no 2 dari kanan) serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (baju putih) Foto : Ist

JAKARTA - DPR, Pemerintah, dan Bank Indonesia (BI) menunjukkan soliditas dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, akhir pekan lalu, ketiga institusi menyepakati sejumlah langkah strategis untuk memperkuat mata uang nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.


Pertemuan yang diinisiasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad itu dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Fokus pembahasan diarahkan pada sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas rupiah di tengah dinamika ekonomi global.


Usai rapat, para pemangku kebijakan menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan fiskal serta moneter berjalan seiring. Langkah tersebut diyakini mampu menjaga arus modal masuk, memperkuat stabilitas pasar keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.


Salah satu strategi yang disepakati adalah meningkatkan daya tarik instrumen investasi domestik agar aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia. Selain itu, Pemerintah dan BI juga akan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

 

Pemerintah optimistis sinergi yang semakin erat antara otoritas fiskal dan moneter akan memperkuat fondasi ekonomi nasional, menjaga daya beli masyarakat, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit