TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Stabilitas Keuangan Terjaga Meski Rupiah Tertekan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 09 Juni 2026 | 08:54 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Foto : Ist
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Foto : Ist

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga meski dibayangi pelemahan nilai tukar rupiah, tingginya inflasi global, dan volatilitas pasar keuangan dunia.


Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah masih menekan perekonomian global melalui kenaikan harga energi dan meningkatnya ketidakpastian pasar. Namun, kondisi perbankan nasional dinilai tetap kuat dengan modal, likuiditas, dan kualitas kredit yang terjaga.


Hingga April 2026, rasio kecukupan modal (CAR) perbankan tercatat 23,97 persen, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) gross berada di level 2,17 persen. Di sisi lain, kredit perbankan tumbuh 9,98 persen secara tahunan menjadi Rp8.755 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 11,39 persen menjadi Rp10.077 triliun.


Meski demikian, OJK tetap mewaspadai dampak lanjutan pelemahan rupiah terhadap dunia usaha, terutama sektor yang bergantung pada impor dan memiliki kewajiban valuta asing. Untuk itu, pengawasan terhadap aktivitas valas perbankan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas sistem keuangan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit