TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dominasi Tangsel di Bola Basket Popda Banten Belum Terbendung

Reporter: Irawan
Editor: Redaksi
Selasa, 16 Juni 2026 | 18:56 WIB
Kontingen bola basket Kota Tangerang Selatan. Foto : Ist
Kontingen bola basket Kota Tangerang Selatan. Foto : Ist

CILEGON — Kontingen bola basket Kota Tangerang Selatan mengukuhkan posisinya sebagai barometer pembinaan atlet usia muda di Provinsi Banten. Dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon, Selasa (16/6/2026), tim Tangerang Selatan sukses keluar sebagai juara umum cabang olahraga bola basket dengan perolehan dua medali emas dan satu medali perak.


​Dua medali emas tersebut masing-masing dipersembahkan oleh tim putra dan tim putri pada nomor 5x5. Sementara itu, satu medali perak diraih oleh tim putra pada nomor 3x3. Pencapaian ini sekaligus memperpanjang rekor dominasi Tangerang Selatan dalam peta persaingan bola basket pelajar di tingkat provinsi.


​Catatan historis paling impresif ditunjukkan oleh tim 5x5 putri yang berhasil mempertahankan gelar juara untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Di sektor putra, tim 5x5 juga menunjukkan konsistensinya dengan mencetak hatrik atau tiga kali juara beruntun sejak Popda edisi 2022, 2024, hingga 2026.


​Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang Selatan, Mohamad Hisyam Diah, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari investasi jangka panjang di sektor pembinaan usia muda. Keberhasilan mempertahankan medali emas secara beruntun dinilai sebagai indikator bahwa proses regenerasi atlet berjalan dengan baik.


​"Prestasi tidak lahir dalam semalam. Keberhasilan mempertahankan medali emas secara beruntun menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang dibangun bersama seluruh pemangku kepentingan telah menghasilkan regenerasi atlet yang berkesinambungan," ujar Hisyam saat dihubungi dari Cilegon.


​Menurut Hisyam, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi erat di dalam ekosistem bola basket lokal, mulai dari peran aktif orangtua, sekolah, pengurus klub, tim pelatih, hingga dukungan dari pemerintah daerah. Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga motivasi dan performa atlet pelajar di tengah ketatnya persaingan antardaerah.


​Kendati berhasil mempertahankan status juara umum, Perbasi Tangerang Selatan melihat pencapaian di Popda 2026 ini bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai momentum evaluasi. Komitmen ke depan adalah membangun program pembinaan yang jauh lebih terstruktur dan kompetitif.Targetnya tidak lagi sekadar mendominasi di tingkat regional Banten, tetapi juga mencetak atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.


​Sektor bola basket pelajar di Banten dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan peningkatan tensi kompetisi. Kota-kota lain di Banten terus berbenah dan mengejar ketertinggalan, terutama dalam hal fasilitas dan frekuensi kompetisi lokal. Oleh karena itu, konsistensi Tangerang Selatan dalam menjaga performa atlet di puncak podium menjadi catatan penting bagi arah pembinaan olahraga daerah.


​Dengan hasil ini, klasemen akhir khusus cabang olahraga bola basket Popda Banten 2026 menempatkan Kota Tangerang Selatan di peringkat teratas, disusul oleh perwakilan kabupaten dan kota lain di Banten. Kejuaraan multi-event dua tahunan ini sekaligus menjadi ajang pemetaan atlet potensial yang nantinya akan diproyeksikan untuk memperkuat Provinsi Banten di ajang nasional yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit