TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mandul di Laga Pembuka, Ronaldo Gagal Antar Portugal Taklukkan Kongo

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 19 Juni 2026 | 06:50 WIB
Bomber Portugal Ronaldo. Foto : Ist
Bomber Portugal Ronaldo. Foto : Ist

AS — Tim nasional Portugal gagal membuka langkah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K di Houston Stadium, Jumat (19/6) dini hari WIB.


Hasil ini menjadi sorotan karena Portugal tampil dominan sejak awal pertandingan, namun gagal memaksimalkan peluang yang tercipta. Perhatian publik pun tertuju kepada sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang kembali belum mampu menunjukkan ketajamannya di depan gawang.
Selecao das Quinas sebenarnya memulai laga dengan sempurna. Baru enam menit berjalan, Joao Neves membuka keunggulan lewat sundulan setelah menerima umpan silang akurat dari Pedro Neto.


Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga jeda. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Portugal, Yoane Wissa sukses mencetak gol penyama lewat sundulan pada masa injury time babak pertama.


Meski menguasai jalannya pertandingan sepanjang laga, Portugal kesulitan menciptakan peluang berbahaya di babak kedua. Ronaldo tampil di bawah performa terbaiknya dengan catatan tanpa satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya beberapa kali menyentuh bola di area kotak penalti lawan.


Catatan itu memperpanjang puasa gol Ronaldo di turnamen internasional besar menjadi 10 pertandingan beruntun.
Usai pertandingan, penyerang berusia 41 tahun itu memilih tidak mencari kambing hitam atas hasil yang diraih timnya.
“Tidak ada yang kurang. Inilah sepak bola,” ujar Ronaldo singkat kepada awak media.


Meski kecewa, Ronaldo tetap mencoba menjaga mental rekan-rekannya. Lewat unggahan di media sosial, ia meminta seluruh pemain tetap fokus menatap dua laga berikutnya melawan Uzbekistan dan Kolombia.


“Kami harus tetap menegakkan kepala dan fokus pada pertandingan selanjutnya,” tulisnya.


Sementara itu, hasil imbang tersebut disambut penuh suka cita oleh kubu RD Kongo. Pelatih Sebastien Desabre menyebut satu poin ini sebagai awal penting bagi timnya untuk menorehkan sejarah baru di putaran final.


Menurut Desabre, anak asuhnya sempat gugup pada awal laga, tetapi mampu bangkit dan menunjukkan disiplin permainan untuk meredam tekanan Portugal.


“Ini baru langkah pertama. Tapi kami ingin melangkah lebih jauh,” tegas pelatih asal Prancis tersebut.
Kini persaingan Grup K dipastikan semakin terbuka. Portugal wajib segera menemukan kembali ketajaman lini depan jika ingin mengamankan tiket ke fase gugur.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit