TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Korsel Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Berjuang Hindari Gugur

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 24 Juni 2026 | 06:36 WIB
Laga Korsel vs Afrika Selatan akan tersaji   di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, Rabu pukul 08.00 WIB. Foto : Ist
Laga Korsel vs Afrika Selatan akan tersaji di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, Rabu pukul 08.00 WIB. Foto : Ist

AS - Performa yang lebih konsisten serta pengalaman tampil di level tertinggi menjadi modal utama Korea Selatan untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan tekanan besar: menang atau tersingkir.


Duel penentuan Grup A akan mempertemukan Afrika Selatan kontra Korea Selatan di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, besok pukul 08.00 WIB. Laga ini menjadi penentu nasib kedua tim, terutama bagi Korea Selatan yang berpeluang mengunci posisi runner-up jika mampu meraih kemenangan.


Sementara itu, Afrika Selatan tidak memiliki pilihan selain merebut tiga poin demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.


Bafana-Bafana baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan. Setelah kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka, tim asuhan Hugo Broos berhasil menahan Republik Ceko lewat gol penalti Teboho Mokoena.


Meski peluang masih terbuka, performa Afrika Selatan belum cukup meyakinkan. Mereka tercatat belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan internasional terakhir dengan rincian tiga kali imbang dan tiga kali kalah.


Berbanding terbalik, Korea Selatan tampil lebih solid sepanjang turnamen. Taegeuk Warriors membuka perjalanan dengan kemenangan atas Republik Ceko sebelum menyerah tipis dari Meksiko pada laga kedua.


Kualitas individu menjadi salah satu kekuatan utama tim asuhan Hong Myung-bo. Kehadiran Son Heung-min dan Lee Kang-in diprediksi kembali menjadi senjata utama, terutama lewat skema serangan balik cepat dan transisi menyerang.


Selain itu, pengalaman juga berpihak kepada Korea Selatan. Turnamen ini menjadi penampilan ke-11 secara beruntun mereka di putaran final Piala Dunia, sebuah modal penting menghadapi laga bertekanan tinggi.


Dari sisi kondisi tim, Afrika Selatan dipastikan kehilangan gelandang andalan Teboho Mokoena akibat akumulasi kartu kuning. Absennya sang pencetak gol saat menghadapi Republik Ceko memaksa Hugo Broos merombak lini tengah.


Sphephelo Sithole berpeluang kembali masuk starting XI setelah sebelumnya menjalani hukuman kartu merah.


Di kubu Korea Selatan, situasi skuad relatif lebih kondusif. Tidak ada kendala kebugaran berarti di antara pemain inti. Son Heung-min dan Lee Kang-in, yang sempat ditarik lebih awal saat menghadapi Meksiko, diperkirakan kembali tampil sejak menit pertama.
Paik Seung-ho juga diproyeksikan tetap menjadi pilihan utama di lini tengah demi menjaga keseimbangan permainan Taegeuk Warriors.


Melihat performa dan kedalaman skuad, Korea Selatan sedikit lebih diunggulkan. Namun, tekanan yang dihadapi Afrika Selatan bisa menjadi energi tambahan untuk menciptakan kejutan di laga hidup-mati ini.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit