Didukung Publik Sendiri, Amerika Serikat Bidik Tiket 16 Besar Saat Tantang Bosnia-Herzegovina
AS – Timnas Amerika Serikat bersiap menjalani laga hidup-mati menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel tersebut akan berlangsung di Levi's Stadium, Santa Clara, California, Kamis (2/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan yang ingin dimaksimalkan skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Atmosfer kandang diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi Christian Pulisic dan kawan-kawan.
Laga ini juga akan menjadi pertemuan kompetitif pertama antara kedua negara. Sebelumnya, Amerika Serikat dan Bosnia-Herzegovina hanya pernah saling berhadapan dalam pertandingan persahabatan.
Amerika Serikat melaju ke fase gugur dengan status juara Grup D, sedangkan Bosnia-Herzegovina berhasil lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Meski lebih diunggulkan, Amerika Serikat dipastikan tidak akan menganggap enteng lawannya. Bosnia-Herzegovina datang dengan tekad memberikan kejutan dan siap menyulitkan tuan rumah demi melanjutkan kiprah mereka di turnamen.
Dari kubu AS, Christian Roldan masih menjalani pemantauan akibat cedera otot, sementara Mark McKenzie (kaki) dan Auston Trusty (pergelangan kaki) juga belum dipastikan tampil. Di luar itu, Mauricio Pochettino dapat menurunkan sebagian besar pemain andalannya.
Sergino Dest, Chris Richards, Antonee Robinson, Tyler Adams, Weston McKennie, Malik Tillman, dan Christian Pulisic diprediksi mengisi susunan pemain inti. Di lini depan, Folarin Balogun yang telah mengoleksi dua gol di Piala Dunia 2026 kembali menjadi tumpuan untuk membobol gawang lawan.
Sementara itu, Bosnia-Herzegovina hanya dibayangi keraguan atas kondisi Amar Dedic yang mengalami masalah pada paha. Bek muda Tarik Muharemovic dipastikan kembali memperkuat tim setelah menjalani hukuman skorsing, sedangkan penyerang veteran Edin Dzeko tetap menjadi andalan di lini depan. Meski belum mencetak gol di turnamen ini, penyerang berusia 40 tahun yang telah mengoleksi 73 gol untuk tim nasionalnya itu diyakini masih mampu menjadi ancaman bagi pertahanan Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Lifestyle | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu






