Pegadaian UPS Pondok Jaya Santuni Anak Yatim, Perkuat Implementasi ESG di Tangsel
PONDOK AREN - Komitmen sosial kembali ditunjukkan PT Pegadaian (Persero) melalui Unit Pelayanan Syariah (UPS) Pondok Jaya dengan menggelar santunan anak yatim yang dikemas dalam pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang Pelayanan Syariah (CPS) Pondok Aren, Senin (29/6/2026), ini turut melibatkan puluhan anak yatim serta jajaran manajemen Pegadaian dan tokoh masyarakat sekitar.
Selain santunan, kegiatan juga diisi edukasi literasi keuangan syariah serta penerapan konsep ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kepala UPS Pondok Jaya, Putri Utami Dewi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi ESG yang tidak hanya berhenti pada konsep perusahaan, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat.
“Program ini kami jalankan sebagai bentuk kepedulian nyata. Tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga memastikan Pegadaian memberi dampak sosial langsung. Kami juga berupaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai bagian dari kepedulian lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Sementara itu, Pemimpin Cabang CPS Pondok Aren, Cepi Kurnia Nugraha, menyebut kolaborasi antarunit menjadi kunci dalam memastikan program sosial berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Setiap penyaluran dana sosial kami lakukan secara akuntabel dan terdokumentasi. Ini bagian dari komitmen tata kelola perusahaan yang baik agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” kata Cepi.
Dukungan juga datang dari tingkat wilayah. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, mengapresiasi langkah UPS Pondok Jaya yang dinilai konsisten menjalankan program sosial berbasis keberlanjutan.
Menurutnya, integrasi ESG dalam kegiatan operasional di daerah menjadi bukti bahwa Pegadaian tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga pembangunan sosial masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata bahwa Pegadaian tumbuh bersama masyarakat. Nilai sosial harus berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap program sosial seperti santunan anak yatim dapat terus diperluas dan menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa pendekatan ESG kini bukan hanya strategi korporasi, tetapi sudah menjadi bagian dari aksi nyata di lapangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.(*)
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 3 hari yang lalu






