TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Perluas Akses Kerja Lewat Skema KUR bagi Calon Pekerja Migran

Reporter & Editor : Redaksi
Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB
Ils
Ils

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui Program Gampang Kerja. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menghadirkan skema pembiayaan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

 

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyaluran dan Penanggungan Fasilitas KUR PMI antara Bank BJB Kantor Cabang Tangerang, PT Wahanakarya Suplaindo, dan LPK Wahana Danau Indah. Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, Selasa (7/7).

 

Maryono mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret untuk mengatasi salah satu kendala utama yang masih dihadapi calon pekerja migran, yakni keterbatasan biaya sebelum keberangkatan.

 

 "Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan bekerja tidak berhenti hanya karena persoalan biaya. Melalui sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan, kita ingin membuka akses yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri," ujarnya.

 

Menurut Maryono, skema KUR PMI menjadi solusi pembiayaan agar calon pekerja migran dapat memenuhi kebutuhan sebelum keberangkatan tanpa harus terbebani biaya di muka maupun bergantung pada pinjaman yang berisiko. "Masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan peluang kerja harus kita dukung hingga benar-benar dapat berangkat. Jangan sampai impian mereka tertunda atau bahkan gagal hanya karena terkendala pembiayaan," katanya.

 

Ia menegaskan, pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses penempatan pekerja migran, kata dia, wajib berjalan sesuai ketentuan untuk menjamin perlindungan bagi para calon PMI. "Tidak boleh ada pungutan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Kita ingin memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat," tegasnya.

 

Selain kemudahan pembiayaan, Maryono mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Calon pekerja migran diminta terus meningkatkan kemampuan bahasa, keterampilan teknis, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

 

"Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik. Persiapkan diri sebaik mungkin, tingkatkan kompetensi, dan tunjukkan bahwa sumber daya manusia Kota Tangerang mampu bersaing serta berkarya di tingkat internasional," pesannya.

 

 Ia berharap kerja sama tersebut menjadi awal penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan sektor perbankan dalam membuka akses kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

"Semoga kolaborasi ini terus berkembang, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing," tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit