Sapu Bersih Lima Laga, Prancis Jadi Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026
AS - Timnas Prancis semakin mengukuhkan diri sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 setelah melaju ke semifinal dengan performa impresif. Les Bleus memastikan tiket empat besar usai menaklukkan Maroko 2-0 pada laga perempat final di Gillette Stadium, Foxborough, Boston.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor sempurna pasukan Didier Deschamps menjadi lima kemenangan beruntun sepanjang turnamen. Setelah menyapu bersih seluruh laga fase grup, Prancis melanjutkan dominasinya dengan menyingkirkan Swedia 3-0 di babak 32 besar, mengalahkan Paraguay 1-0 pada 16 besar, dan menundukkan Maroko di perempat final.
Hingga babak delapan besar, Prancis telah mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali. Ketajaman lini serang dipimpin Kylian Mbappe yang telah mengoleksi delapan gol, sementara Ousmane Dembele turut bersinar lewat torehan empat gol.
Performa konsisten tersebut membuat Les Bleus semakin dijagokan untuk mengangkat trofi juara. Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, bahkan mengakui kualitas tim asuhan Didier Deschamps berada di atas para pesaingnya.
"Mereka ingin mencapai final dan memenangkan trofi. Mereka memiliki semua kualitas untuk mewujudkannya," ujar Ouahbi.
Ia mengakui Prancis tampil dominan sepanjang pertandingan dengan menguasai permainan dan terus menekan dari berbagai sisi.
"Mereka memiliki pemain-pemain luar biasa dan menciptakan lebih banyak peluang. Kami harus menerima kekalahan ini," tambahnya.
Saat menghadapi Maroko, Prancis sempat membuang peluang emas setelah penalti Mbappe pada babak pertama berhasil digagalkan kiper Yassine Bounou. Namun kegagalan itu tidak memengaruhi permainan Les Bleus.
Prancis tetap mengendalikan jalannya laga melalui duet Adrien Rabiot dan Manu Kone di lini tengah. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60 lewat gol Mbappe sebelum Dembele menggandakan keunggulan enam menit berselang untuk memastikan kemenangan 2-0.
Keberhasilan Prancis juga ditopang penampilan konsisten sejumlah pemain seperti Desire Doue, Michael Olise, serta duet bek William Saliba dan Dayot Upamecano yang tampil solid menjaga pertahanan.
Mantan bek Prancis, Frank Leboeuf, bahkan menilai hanya Prancis sendiri yang bisa menggagalkan langkah mereka menuju gelar juara.
"Akan sangat mengecewakan jika Prancis gagal menjadi juara. Saat ini mereka terlihat hampir mustahil dikalahkan karena memiliki kualitas luar biasa. Satu-satunya musuh Prancis adalah diri mereka sendiri," kata Leboeuf.
Meski timnya terus mendapat pujian, Mbappe memilih tetap merendah. Menurutnya, perjuangan menuju gelar juara masih belum selesai.
"Perjalanan masih panjang. Kami tahu lawan berikutnya akan lebih sulit, tetapi kami siap menghadapi siapa pun," ujar kapten Prancis tersebut.
Keberhasilan menembus semifinal kali ini menjadi yang kedelapan bagi Prancis sepanjang sejarah Piala Dunia. Dengan performa yang konsisten di semua lini, Les Bleus kini semakin difavoritkan untuk kembali mengangkat trofi dunia setelah terakhir kali menjadi juara pada edisi 2018.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 23 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




